Modus

Cekcok Dengan Konsumen, Debt Collector Dihantam Palu

Fengki (30), seorang debt collector atau penagih hutang di Kota Bandar Lampung, terpaksa dilarikan ke rumah sakit akibat mengalami luka dibagian kepalanya, setelah dipukul menggunakan sebuah palu oleh salah seorang pengemudi ojek daring/Net

BANDAR LAMPUNG – Fengki (30), seorang debt collector atau penagih hutang di Kota Bandar Lampung, terpaksa dilarikan ke rumah sakit akibat mengalami luka dibagian kepalanya, setelah dipukul menggunakan sebuah palu oleh salah seorang pengemudi ojek daring atas nama Hendra.

Peristiwa ini terjadi saat debt collector hendak menyita sepeda motor milik pengemudi ojek daring yang merupakan konsumen kredit macet salah satu perusahaan pembiayaan.

Dalam rekaman video amatir, terlihat seorang pengemudi ojek daring sedang terlibat cekcok dengan salah seorang pria yang belakangan diketahui sebagai debt collector atau penagih hutang salah satu perusahaan pembiayaan di Bandar Lampung.

Baca Juga:  Polisi Dalami Barang Bukti Milik Terduga Teroris di Bandar Lampung

Menurut rekan korban, peristiwa penganiayaan itu terjadi saat korban beserta ketiga orang rekannya hendak menyita sepeda motor yang dikendarai oleh pelaku, karena tertunggak kredit angsurannya selama 6 bulan.

“Pelaku yang tidak terima sepeda motornya akan disita, kemudian terlibat cekcok dengan salah seorang rekan kami (Fengki). Korban yang berusaha melerai kemudian dipukul oleh pelaku menggunakan palu milik sebuah bengkel yang berada di lokasi kejadian,” ungkap rekan korban, Herman, kemarin.

Sementara, korban saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Graha Husada Bandar Lampung akibat mengalami luka cukup serius dibagian kepalanya.

Kasus penganiayaan ini sendiri sudah dilaporkan ke pihak kepolisian Polresta Bandar Lampung. Polisi masih menyelidiki peristiwa penganiyaan yang melibatkan debtcollector dengan konsumen kredit macet. Polisi juga sudah mengamankan sepeda motor milik pelaku sebagai barang bukti.(TS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top