Iklan
Wisata

Catat, Ini 10 Top Event Pariwisata 2019

Kalender Wisata Indonesia 2019/Net

JAKARTA – Beragam sajian terbaik dipersembahkan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dalam 10 Top Event Pariwisata 2019. Persembahan ini yang menjadi program unggulan yang wajib untuk disambangi. Sajiannya super lengkap. Dari seni budaya, hingga sport tourism. Sebarannya pun merata dan mewakili tiap bagian Indonesia.

Menurut Menteri Pariwisata Arief Yahya agenda yang dikemas merupakan sajian terbaik dari ribuan event yang ada di Indonesia. Bahkan terbaik dari 100 Wonder Events yang telah dirangkum Kemenpar dalam Calendar of Event (CoE).

“10 Top Event ini merupakan event terbaik dari yang terbaik yang masuk dalam CoE pariwisata Indonesia. Sajiannya sudah pasti paten dan selalu menjadi jujukan para wisatawan untuk berwisata ke Indonesia. Jadi sudah pasti wajib untuk disambangi,” ujar Menpar Arief Yahya, Kamis (17/1).

10 Top Event dimulai dengan Java Jazz Festival. Puncak dari acara ini akan dilangsungkan di Jakarta, 1-3 Maret. Java Jazz adalah event internasional. Musisi-musisi jazz mancanegara selalu terlibat setiap tahunnya.

Baca Juga:  Festival Megou Pak Tulang Bawang ke-21, Buka Potensi Kepariwisataan Lampung

Selain itu, ada juga event fenomenal Jember Fashion Carnival, 30 Juli – 3 Agustus. Di event ini kostum-kustom terbaik hasil rancangan anak negeri ditampilkan. Perancang di JFC juga kerap meraih prestasi internasional.

Menpar menyebut CoE sebagai “bahan bakar” untuk menggerakkan mesin DOT (Destination, Origination, Timeline). Keberadaan event menjadi daya tarik bagi sebuah destinasi, sesuai dengan timeline-nya. Selain itu menjadi bahan promosi ke originasinya.

“Dengan CoE yang kuat, kita semakin tahu siapa customers kita. Maka, kita butuhkan 10 Top Event terbaik yang kita punya yang mumpuni menjaring wisatawan. Kita juga melakukan promosi dengan efektif langsung ke saluran media yang mereka baca,” sebutnya.

Menjadi sajian terbaik tentunya 10 Top Event ini telah melewati sistem kurasi yang sangat ketat dengan standar internasional. Dimana event-event ini harus mempunyai Creative Value, Commercial Value, Communication Value, serta CEO Commitment.

Deretan tim kuratornya juga merupakan orang-orang terbaik dibidangnya. Mulai dari Staf Khusus Menteri Pariwisata Bidang Media dan Komunikasi Don Kardono yang menilai terkait Media Value event. Lalu ada Taufik Rahzen Cultural Value, kemudian ada Jacky Mussry Commercial Value, ada pula Denny Malik Coreographer kenamaan Indonesia.

Baca Juga:  Adat Melayu Dihadirkan dalam Neptune Ragatta Sail To Lingga

Selain itu langganan juara carnaval, Dynand Fariz juga masih ikut serta dan terakhir Eko “PeCe” Supriyanto Coreographer opening Ceremony Asian Games 2018 di Jakarta yang juga Coreographer penyanyi Madona.

“Top 10 Event yang masuk dalam CoE ini merupakan program penting dalam memperkuat unsur 3A (Atraksi, Amenitas, dan Aksesibilitas). Khususnya unsur atraksi wisata berupa festival budaya (culture), alam (nature), dan buatan manusia (manmade). Program ini akan menjadi unggulan dan daya tarik pariwisata Indonesia. Makanya kita sangat ketat melakukan kurasi terhadap event yang ada,” ujar Staf Khusus Menteri Pariwisata Bidang Media dan Komunikasi Don Kardono.

Berikut 10 Top Event 2019

  1. Java Jazz – Jakarta (1-3 Maret)
  2. Bintan Triathlon – Bintan Kepri (7-9 Mei)
  3. Asia-Afrika Festival – Bandung (19 Mei)
  4. Pesta Kesenian Bali – Bali (13-15 Juli)
  5. Banyuwangi Ethno Carnival – Banyuwangi (28 Juli)
  6. Jember Fashion Carnival – Jember (30 Juli – 3 Agustus)
  7. Karnaval Kemerdekaan/Grand Karnaval – Jakarta (18 Agustus)
  8. Sanur Village Festival – Sanur (21-25 Agustus)
  9. F8 Makassar – Makassar (4-8 September)
  10. Borobudur Marathon – Magelang Jateng (17 November).(LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top