Uncategorized

Cagub Arinal Djunaidi Diduga Bagi Bagi Amplop Usai Kampanye

Sri Murni (Jilbab Biru), yang diduga sedang membagikan amplop berisi uang usai kampanye cagub Arinal Djunaidi/WA

PRINGSEWU – Jadwal Kampanye dialogis pasangan Arinal Djunaidi – Chusnunia Chalim (Nunik) dimulai di Kabupaten Pringsewu, untuk tiga kecamatan, yaitu Pagelaran, Gadingrejo dan Pringsewu, Kamis (1/3).

Pelaksanaan kampanye dialogis yang merupakan kampanye perdana tersebut berlangsung di Jalan Perumnas Pekon Podosari Kecamatan Sidampingi.

Tim sukses serta pengurus partai pendukung seperti PAN, PKB dan Golkar untuk pasangan nomor urut 3 pada Pilgub Lampung itu, langsung menyapa  warga pekon Podosari yang sudah berkumpul dari pukul 1 siang.

Dalam orasinya, Arinal Djunaidi yang datang tanpa didampingi pasangannya mengatakan bahwa bahwa sektor pertanian akan menjadi skala prioritas dalam membangun Lampung ke depan.

Baca Juga:  Perkuat Kuasai Permendagri Untuk Percepatan Pembangunan

“Pertanian merupakan salah satu skala prioritas, kedepan tidak ada lagi yang kesulitan dalam memenuhi kebutuhan bertaninya, pupuk dan obat-obatan pertanian aaka menjadi perhatian serius, dan yang terpenting jika terpilih menjadi gubernur, setiap anak petani yang pintar dan berprestasi akan dijamin memendapatkan beasiswa masuk ke perguruan tinggi,” janjinya di depan 200 massa pendukungnya itu.

Namun sayangnya, usai kampanye dialogis yang berakhir pukul 14.30 WIB, diciderai dengan dugaan money politik/pembagian uang, dimana salah satu tim sukses membagi-bagikan amplop berisi uang kepada warga yang hadir dalam kampanye tersebut.

Tak pelak, peristiwa yang diketahui dan sempat diabadikan oleh personel Panwascam dan sempat menjadi perhatian massa.

Baca Juga:  Proyek Jalan Pramuka Senilai Rp27 M Mulai Rusak

Pada saat yang bersamaan Ketua Panwascam Wiwit Ferdiawan SPdS, mempertanyakan kepada orang yang membagikan amplop yang diketahui bernama Sri Murni hingga terjadi perdebatan.

Sri Murni menjelaskan bahwa amplop tersebut sebagai pengganti uang transport warga yang datang dalam acara kampanye dialogis tersebut.

“Ini hanya penganti uang transport, isinya hanya 20 ribu, jumlahnya ada 200 amplop, kalo ndak percaya silahkan lihat sendiri,” kata Sri Murni, selaku koordinator.

Terpisah, saat ditemui Ketua Panwascam Pringsewu Wiwit Ferdiawan, mengatakan bahwa temuan Panwascam saat kampaye dialogis pasangan Arinal-Nunik akan diteruskan kepada Panwaskab Pringsewu.

“Kami Panwascam Pringsewu sifatnya hanya mengumpulkan alat bukti, sementara ini barang bukti yang ada berupa kupon dan video, yang menentukan apakah ini pelanggaran atau bukan itu ranahnya Panwaskab Pringsewu, begitu juga soal unsur pidananya Panwaskab lah yang menentukan,” jelasnya.

Baca Juga:  Keceriaan Ratusan Warga Bersama M.Ridho Ficardo

“Untuk jelasnya nanti kordinasi dengan Panwaskab Pringsewu,” tutupnya.(DN/NA)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top