Ekonomi

Cabang ke-13 Rumah Makan, Bos Minang Indah Junaedi Buka Cabang Usaha ke-17

Founder/CEO RM Minang Indah Grup Bandarlampung, Junaedi, saat silaturahmi terkait rencana pembukaan cabang ke-13 RM Minang Indah, bersama Wakil Walikota Bandarlampung Deddy Amarullah dan Sekda Kota Bandarlampung Badri Tamam, Rabu (3/3/2021). | Foto: Kolase Inshot/dokpri

Suluh.co — Mantap jiwa. Ditengah masih sulitnya situasi ekonomi dan kerasnya upaya pemulihan selaras program vaksinasi nasional gratis COVID-19 di Tanah Air, satu kabar baik ekspansi bisnis, bisnis kuliner, kembali diwarta-gelorakan oleh Junaedi, founder/CEO Rumah Makan (RM) Minang Indah Grup Bandarlampung.

Bos restoran Padang lulusan SMP yang viral itu? Benar. Pemilik restoran serbaneka menu rancak masakan Padang itu resmi membuka cabang ke-13 RM Minang Indah, Kamis lusa (4/3/2021) di Jl Zainal Abidin Pagar Alam 41 Gedongmeneng, Rajabasa, Bandarlampung.

Titik lokasinya terbilang strategis, tepi jalan utama, sebelah kantor Gapensi Lampung, sepersiulan dari seberang kampus utama Universitas Mitra (Umitra) Indonesia.

Secara keseluruhan, ini cabang usaha beda nama ke-17 milik warga Desa Bumisari, Natar, Lampung Selatan, yang dia rintis perdana sejak 20 Februari 2009 silam. Selain, tiga cabang RM Embun Pagi, dan satu RM Bakso Sido Mampir, Jl Ratu Dibalau, Way Kandis, Tanjungsenang, Bandarlampung.

Adapun cabang bernama Gedongmeneng ini digawangi oleh manajer Dasril Tanjung, juru masak andal kalangan rekannya Kota Tapis. Yang bakal siaga di 082175483668, hotline cabang ini. Dan langsung tergabung listing resto di aplikasi daring pesan antar makanan terbesar di dunia, Go-Food GoJek Indonesia.

“Kami buka tetap dengan perhatikan protokol kesehatan. Pengunjung dimohon tetap pakai masker, dilepas hanya saat makan minum dengan tetap jaga fisik duduk, kami sediakan peralatan cuci tangan lengkap. Ayo mampir,” undang Junaedi, Selasa (2/3/2021) siang.

Saat ditengok untuk diambil gambar, tampak sejumlah pekerja sedang bersibuk menata tempat. Gambar urung diambil. Satu-satunya kendala tempat, kapasitas parkirnya hanya cukup untuk tiga mobil. Namun bagi pehobi makan masakan Padang citarasa premium, ke tempat ini bukanlah penantian tiada akhir.

Menu tersedia 1 x 24 jam, senada cabang Minang Indah lainnya. Dari ayam bakar, ayam goreng, asam padeh, rendang, sop daging, tunjang/kikil, udang sambal, ikan mas bakar, tongkol sambal, sampai gulai kepala simba.

Baca Juga:  Bawa Senjata Mainan, Maling di Pulau Singkep Gasak Motor dan Laptop

Pengingat, Junaedi tergolong salah seorang pebisnis kuliner sukses yang sukses pula membukukan resep jitu kenapa usaha milik sendiri maupun waralaba bareng sejumlah sejawatnya di Bandarlampung dan Lampung Selatan ini, moncer. Apa itu? Dia setia pada sistem pola bagi hasil syariah berbasis kepercayaan dalam manajemen usahanya.

Meski sempat terengah digebuk pagebluk, bahkan mengaku sempat ketar-ketir di mula sergap pandemi, modalitas nyala-nyali pria petarung bisnis satu ini bikin dia, 150-an mitra karyawan, puluhan mitra rantai pasok bahan baku, serta keluarga besarnya, tak lagi kuatir. Senyumnya pun balik bersemi.

Setiap kali usai berkeliling meninjau progres cabang pertama, RM Minang Indah Batupuru di Jl Raya Batupuru, Merak Batin, Natar. Lalu disusul runut sesuai waktu berdiri, cabang kedua, Minang Indah Natar, di Jl Raya Merak Batin, Muara Putih, Natar (samping RS Natar Medika), cabang ke-3, Minang Indah BLPP, Jl Raden Gunawan (dekat BLPP Hajimena Natar) yang masuk teritori Lampung Selatan.

Lalu, cabang ke-4, Minang Indah Rajabasa, Jl Pramuka Rajabasa (seberang/depan SMPN 2 Bandarlampung), dan ke-5 Minang Indah Kemiling, Jl Cik Ditiro Kemiling (depan U-turn jalur dua ruko baru), serta ke-6 Minang Indah PU, Jl Pagar Alam Kedaton (simpang empat lampu merah Gang PU).

Cabang ke-7, Minang Indah Telukbetung, Jl Yos Sudarso (Kunyit) Telukbetung Selatan. Ke-8, Minang Indah Untung Suropati, di Jl Untung Suropati, Labuhanratu. Ke-9, Minang Indah Agus Salim, Jl H Agus Salim, Kelapa Tiga, Tanjungkarang Barat.

Khusus cabang ke-9, ialah kongsi franchise bareng rekannya, Ajie Munawar, pengusaha alkes pemilik Apotik Alifa, lokasi seberang RM, kiri traffic light simpang Agus Salim.

Senada cabang ke-10, Minang Indah Pagar Alam, Jl Pagar Alam (Gang PU), seberang parkir belakang UTI (Universitas Teknokrat Indonesia), dekat Masjid Al Hikmah, kongsi bisnisnya dengan politisi PKS anggota DPR, Ahmad Junaidi Auly.

Cabang ke-11, Minang Indah By Pass, Jl Soekarno-Hatta 109 samping Lampung Post, Rajabasa, beroperasi 10 Juni 2020 dan kini tengah ditutup sementara. Disusul cabang ke-12, beroperasi 15 Juli 2020, Jl Gajah Mada 49, Kotabaru, Tanjungkarang Timur.

Baca Juga:  Polsa Kutoarjo Dampingi UMKM Purworejo

Anak ke-3 dari empat bersaudara, kelahiran Banyumas, Jawa Tengah, Desember 1975 ini, juga terus mengejar target kelar dan kini masih fase pembangunan fisik gedung milik sendiri, bakal calon lokasi cabang ke-13 RM Minang Indah, atau cabang usaha ke-18. Ditengah suasana saat ini. Mantap jiwa.

Mengincar lokasi tepi jalan nasional, yang terletak di antara dua RM tenar bilangan Jl Lintas Sumatera, Desa Candimas, sebelum Bandara Internasional Raden Inten II Branti Raya, Natar. Dia memohon doa. “Candimas. Iya, lumayan panjang 16 (meter) lebar ke belakang 26 meter. Iya tanah sendiri. Doain ya,” ucapnya saat itu, melalui pesan singkat, Sabtu 28 November 2020.

Tanpa bermaksud jumawa angkat talu, ditilik sepintas lalu, efek berantai sosial ekonomi imbas buas situasi kahar pandemi COVID-19 yang menyerbu Indonesia saat ditemukenali kasus positif terkonfirmasi pertama 2 Maret 2020, tepat setahun lalu, disusul merangsek ke Lampung saat ditemukenali serupa 14 Maret 2020, bagi Junaedi seperti tak berlaku.

Naluri petarung bisnisnya –rintis karir dari nol usai lulus tahun 1991 dari SMPN 1 Wangon, Jl Raya Utara 106 Mejingklak, Wangon, Banyumas, bekerja di RM Putra Minang, Jl Pluit Selatan 22 RT 01 RW 09, Penjaringan, Jakarta Utara, tiba injakkan kaki kali pertama di Lampung 1998, gonta-ganti majikan rumah makan hingga ambil langkah berani buka usaha sendiri 2009, terasah uji.

Bekerja baik, kombinasi khusyuk pinta doa malam, kombinasi otak kiri otak kanannya, sukses bimbing upaya serius berekspansi bisnis. Sederhana gak pake ribet, terukur, dan “everybody happy”. Semua senang.

Junaedi, super ulet pula berjejaring sosial. Berusaha jadi warga yang sadar sosial, di desa dia tinggal, dia aktif bendahara Rukun Kematian ‘Sadar’ Desa Bumisari, Natar.

Dia dikenal pula Bendahara Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Pengusaha Mikro Kecil Indonesia (Hipmikindo) Lampung periode 2019-2023 pimpinan Rosyid Effendi.

Dan, anggota komunitas pehobi Pajero One (P1) Indonesia Chapter ‘Krakatau’ Lampung. Juga Ketua Bidang Pengembangan Usaha DPD Pejuang Bravo Lima (PBL) Lampung 2020-2025 pimpinan Ary Meizari Alfian.

Pamungkas, Junaedi yang masih mengunci satu lagi rencana ekspansi demi mengamini anjuran salah satu kepala daerah Lampung, masih sama, tak punya lagi kiat jitu dulangan sukses, kecuali “tiga jaga” dan satu kejar.

Baca Juga:  Julius Gultom Kritisi Grondkaart Milik KAI

“Tiga jaga” itu, khusus RM Minang Indah, jaga kualitas masakan, jaga kebersihan rumah makan, dan jaga kualitas pelayanan.

Dan satu kejar, tak lain berasal dari petuah bijak bekas majikannya –guru pertama, saat dia pertama bekerja di RM di Pluit, Jakarta Utara. “Petuah bos pertama kerja dulu di Jakarta. Kejar untuk sukses kita, sebelum usia memasuki angka 50 tahun,” Junaedi, diwawancara medio Mei 2020 lalu.

Sesaat warta ini usai disusun, Junaedi tetiba berkirim sejumlah foto doa bersama seluruh keluarga besar RM Minang Indah, sekaligus pemberian santunan bagi anak-anak yatim piatu binaan Panti Asuhan Darul Azkia, Way Halim Bandarlampung, Selasa petang.

“Tadi doa bersama seluruh crew cabang MI (Minang Indah) sama anak panti sekaligus santunan sama anak-anak kita. Tadi bada Ashar selesai sebelum magrib,” jelasnya, via pesan singkat, Selasa pukul 20.06 WIB.

Jika kebetulan tersapa admin suara aplikasi peta digital, saat melintasi lokasi dekat ke-18 cabang usaha Minang Indah Grup ini, tak salah selain cicipi menu gadang masakan Padang racikan juru masak terbaik Junaedi, bisa berkesempatan menukil kata lain jurus suksesnya: berjibaku, bertahan dan kini turut jadi bagian yang berjaya di tengah pandemi.

“Kesempatan tidak datang dua kali.” Bisa satu kali, bisa berkali-kali, bisa setiap kali, bisa juga tidak pernah datang sama sekali. Sebab kita bangun siang. Dari itu ayo jangan sia-sia waktu, mari kita jemput kesempatan. Itu.

Rabu siang (3/3/2021), Junaedi pun kembali mengafirmasi, bahwa grand opening cabang ke-13 RM Minang Indah Gedongmeneng ini besok bakal dihadiri sekaligus diresmikan oleh Sekkot Bandarlampung, Badri Tamam.

 

Reporter : SUL/Muzzamil

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top