Ekonomi

Butuh Lahan 20 Hektare, Pemprov Kaji Lokasi Pembangunan TPA Regional Lampung

Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Lampung Taufik Hidayat, dalam rapat yang difasilitasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Lampung, di Ruang Rapat Lt. I Bappeda Provinsi Lampung/LS

BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung akan mengkaji secara komprehensif pemilihan lokasi pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Lampung yang membutuhkan lahan sekitar 20 hektare.

Hal itu diungkapkan Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Lampung Taufik Hidayat, dalam rapat yang difasilitasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Lampung, di Ruang Rapat Lt. I Bappeda Provinsi Lampung, Bandar Lampung, Senin (22/4).

Taufik Hidayat menjelaskan dalam pembangunan TPA Regional Lampung ini masalah lahan adalah yang paling mendasar. “Kami harus melakukan kajian yang lebih komprehensif untuk pemilihan lokasi TPA regional Lampung yang benar-benar bisa menjadi bahan kesepakatan Kabupaten/Kota,” jelas Taufik.

Baca Juga:  PLN Distribusi Lampung Gelar Khitan Masal dan Promosi Kompor Induksi

Pembangunan TPA Regional Lampung tersebut, jelas Taufik, minimal membutuhkan lahan seluas 20 Ha.

“Kita membutuhkan lahan sedemikian besar, dan lokasi tersebut tentunya harus disetujui kabupaten/kota,” jelasnya.

Selain itu, pembangunan TPA Regional Lampung ini juga harus mempertimbangkan rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Sementara itu, Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Politik Provinsi Lampung Fahrizal Darminto menjelaskan Pemerintah Pusat mengajukan 2 opsi untuk pembangunan yaitu Bandarlampung -Pesawaran dan Bandarlampung-Lampung Selatan.

Oleh sebab itu, menurut Fahrizal, pihaknya harus melakukan kajian secara komprehensif dan menggunakan metodologi terkait lokasi yang memungkinkan, dan tidak bisa menebak-nebak. “Lokasi ini diharapkan ke depannya mampu meminimalisir jumlah sampah yang ada,” jelas Fahrizal.(LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top