Ekonomi

Bus Trans Panjang-Rajabasa Naik Menjadi 8 Ribu

Kenaikan tarif Bus Trans Bandar Lampung/JO/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Bus Trans Bandar Lampung, yang resmi beroperasi pada 1 April 2019 lalu, dengan rute Panjang – Rajabasa, bertarif Rp2000, akan mendapatkan penyesuaian tariff hingga Rp8000 per penumpang.

Kepala Koperasi Ragom Gawi, Deddy Amarullah, mengatakan, tarif Rp2000 yang merupakan tarif subsidi terlalu murah dan hanya mampu menutupi biaya operasional seperti biaya sopir dan kondektur serta BBM.

“Penghasilan ini jauh dari target yang diharapkan Rp400 ribu per unit. Untuk mencapainya setidaknya tarif penumpang harus dinaikan menjadi Rp8000,” kata Deddy, Selasa (7/5).

Untuk diketahui, 10 unit bus bantuan Kementerian Perhubungan ini beroperasi dari pukul 06.00 Wib, hingga pukul 18.00 Wib. Dan dikelola oleh Koperasi Ragom Gawi Milik Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Baca Juga:  FLASH 2019 Dorong Perkembangan Ekonomi Syariah di Lampung

Bus dengan 20 kursi ini memiliki kapasitas penumpang 41 orang, dengan fasilitas pendingin ruangan dan pengamanan dari Satpol PP. Namun, semenjak dioperasikan satu bulan lalu, Bus Trans Bandar Lampung, telah mendapatkan perhatian masyarakat dan per unitnya hanya mampu meraup penghasilan Rp100 ribu setiap harinya.(JO)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top