Iklan
Daerah

Bupati Winarti Disebut Ingkar Janji, Tim BMW Kecamatan Tolak Hadiah Umroh

Tim BMW Korlap Kecamatan Menggala/MRN

MENGGALA – Ketua Tim BMW Korlap Kecamatan Menggala, yang dahulunya tim pemenangan Winarti-Hendriwansyah, resmi menolak jatah umroh pemberian Bupati Tulangbawang Winarti kepada ketua tim.

Pasalnya, jajaran internal tim terlanjur kecewa lantaran kouta umroh tidak sesuai dengan komitmen atau dengan apa yang telah dijanjikan terhadap tim.

Menurut Ketua Tim BMW Korlap Kecamatan Menggala, Umi Enda, mengaku dengan terpaksa dirinya menolak pemberian umroh dari Bupati Winarti.

Menurutnya, pemberian tersebut tidak sesuai dengan janji bupati sewaktu tahun 2018 lalu, yang akan memberangkatkan seluruh anggota tim sebanyak sembilan orang.

“Akibat jatah hanya satu orang, saya dihujat oleh seluruh anggota. Dikira ini permainan saya, bahkan jika saya menerima jatah umroh maka saya akan di doakan mati meledak dalam pesawat. Kan ngeri, masa ia saya harus mati hanya gara-gara menerima jatah umroh,” ungkap Umi Enda, di kantor bupati setempat, Selasa (17/9) kemarin.

Baca Juga:  16 Tim Ikut Kompetisi Piala Soeratin U 17 Tulangbawang

Selain itu kata dia, satu kouta umroh yang diberikan oleh bupati tidak sesuai dengan janji Winarti dihadapan seluruh anggota Tim BMW.

Padahal, dahulunya tahun 2018 lalu, Bupati Winarti, telah mendelegasikan atau memerintahkan Kabag Kesra Mayorie untuk memberangkatkan Tim BMW sebanyak sembilan orang pada tahun 2019 ini.

“Sepertinya kami memang dipermainkan, karena awalnya kami semua merasa senang karena sekitar bulan Juni, pihak Kesra melalui Irfan, menghubungi agar kami segera menyiapkan berbagai persyaratan untuk perjalanan umroh. Tapi sekitar September kami diberitahukan jika kami hanya mendapatkan kouta hanya satu orang yakni atas nama saya sendiri,” paparnya.

Dirinya berharap, agar Bupati Winarti menepati apa yang telah dijanjikannya untuk memberangkatkan para anggota Tim BMW Kecamatan Menggala.

Baca Juga:  Rangkap Jabatan Terlarang Bagi Kepala Tiyuh

Dalam satu tahun, tim BMW mendapatkan kouta perjalanan umroh untuk tiga orang.

“Artinya dalam waktu tiga tahun kami sembilan semuanya bisa berangkat umroh, sesuai dengan masa kerja bupati lima tahun. Tapi kalau satu tahun satu orang gimana dengan yang lainya siapa yang akan bertanggung jawab,” pungkasnya.(MRN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top