Daerah

Bupati Sidak Pringsewu Expo

Bupati Pringsewu Saat Sidak ke pagelaran Pringsewu EXPO 2019.

PRINGSEWU – Didampingi Asisten I Setdakab Pringsewu Andi Wijaya, Bupati Pringsewu H Sujadi sekitar pukul 09.30 WIB, Senin (25/03/2019) melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah stand pameran milik OPD di lingkungan Pemkab Pringsewu.

Dari 10 stand milik OPD yang dikunjungi, hanya beberapa stand yang dijaga langsung oleh pegawainya serta kepala OPD-nya.

Bahkan ada salah satu stand yang justru hanya dijaga oleh supir kepala OPD dan tiga siswi yang sedang PKL (praktek kerja lapangan) yakni stand milik Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

Saat Sujadi berusaha meminta penjelasan terkait data yang di Pampang distand Bapenda, tapi sayangnya penjaga stand tidak bisa menjelaskan dan menguraikan isi dari papan informasi tersebut.

Baca Juga:  Gapensi Soroti Proses Lelang Proyek di ULP Kota Metro

Di stand milik Bapenda ini terlihat dari ekspresinya menuai kekecewaan, yang akhirnya Sujadi memberikan catatan khusus. Yakni, meminta kepada penjaga stand guna memajang papan informasi soal potensi PAD dan juga target pajak daerah tahun 2019 dan potensi pendapatan yang akan datang.

“Saya minta papan informasi, soal berapa target pendapatan di tahun 2019 ini dan IT-nya. Jadi kalau ada pengunjung yang datang ke stand tinggal pencet aja, Tolong sampaikan, besok saya balik lagi,”ucap Sujadi seraya menunjukan apa yang ia tulis di buku daftar tamu.

Menurut Sujadi, terkait pendapatan asli daerah (PAD) Bapenda ini sebagai leading sektor dan kunci utama dimana orang akan tertarik untuk berinvestasi dan mengembangkan usahanya di bumi Jejama Secancanan.

Baca Juga:  Kepsek SDN 8 Negeri Katon Sudah Dua Kali Dipanggil Inspektorat Perihal Kasus PIP

“Jadi, Bapenda ini ujung tombaknya, harus lebih tertata secara administratif dan inovasinya untuk menggali sumber yang sah,” tegas Sujadi.

Sementara, saat berkunjung di stand milik Dinas Pemuda, Olah Raga Parawisata, Sujadi minta kepada staf yang berjaga guna menyiapkan sejumlah siswa dan atau mahasiswi yang cakap berbahasa asing untuk mendampingi para duta besar.

“Di Pringsewu ini kan banyak kampus, coba setiap kampus diminta untuk mengirimkan mahasiswi terbaiknya, khususnya yang cakap dalam berbahasa asing,”pintanya. (DN/M. Iqbal)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top