Iklan
Politik

Bupati Lampung Tengah Didesak Cari Wakil

Bupati Lampung Tengah, Loekman Djoyosoemarto/Net

BANDAR LAMPUNG – Pasca dilantiknya wakil bupati menjadi Bupati Lampung Tengah (Lamteng), Loekman Djoyosoemarto, (20/9) lalu. Maka terjadi kekosongan kursi orang nomor dua di kabupaten berjuluk Beguwai Jejamo Wawai.

Jika mengacu pada ketentuan Undang – Undang (UU) yang mengatur batas maksimal 60 hari pengisian posisi wakil bupati apabila terjadi kekosongan. Maka waktu yang dimiliki Bupati Loekman hanya tersisa 28 hari.

“Kalau melihat aturan itu artinya tinggal menghitung hari, harus sudah ada wakilnya,” kata Ketua DPC Partai Demokrat Lampung Tengah, Anang Hendra Setiawan, Selasa (23/10).

Sementara itu, Ketua DPRD Lamteng, Achmad Junaidi Sunardi, mengimbau partai pengusung dan orang nomor satu Lampung Tengah harus segera berkomunikasi dan mengajukan nama-nama calon wabup.

Meskipun menurut Junaidi tak ada sanksi khusus bila batas waktu tak ditepati, namun, atas nama DPRD ia meminta partai pengusung dan bupati mematuhi aturan yang ada.

Baca Juga:  Ganggu Keindahan Kota, Bawaslu Bersama Satpol PP Bandar Lampung Mulai Tertibkan APK

“Sampai hari ini kami belum menerima usulan. Di waktu yang tersisa ini semua prosesnya harus selesai. Jadi partai pengusung dan bupati harus segera komunikasi dan mengusulkan,” katanya.

Menurut Junaidi, partai pengusung, diantaranya PDIP, PKS, PAN, Hanura, PKPI harus segera berkomunikasi. Sedangkan Golkar pada waktu itu hanya pendukung.

Jika usulan dari partai pengusung sudah masuk ke Bupati, lanjut Junaidi, segera diajukan ke DPRD untuk diproses sesuai aturan yang berlaku.

“Apalagi tatibnya sudah disahkan. Mekanismenya di DPRD sudah ada, tinggal menunggu usulan,” ucap Junaidi.

Dilain sisi, ketua DPW PKS Lampung, Mufti Salim, menyampaikan bahwa semua masih dalam proses.

Tetapi, sebagai pimpinan partai, ia mengarahkan untuk memprioritaskan  kader untuk menjadi wakil bupati Lamteng mendampingi Loekman Djoyosoemarto.

Baca Juga:  KPU Waykanan Gugurkan 8 Bacaleg

“Saya minta teman-teman kabupaten untuk segera berkomunikasi dengan pemangku kepentingan seperti pak Loekman, partai pengusung dan   dengan semua parpol di Lamteng khususnya yang ada kursi supaya apa yang disodorkan PKS bisa diterima semua pihak sebagai wakil bupati,” ungkapnya

PKS sebagai partai pengusung terbanyak kedua dengan memiliki enam kursi di Lampung Tengah setelah PDIP, maka sudah sepatutnya partai berbasis islam ini mengusulkan kader sebagai wakil bupati.

“Jadi PDIP sudah bupati, harapannya beliau sebagai pimpinan PDIP kabupaten mau menggandeng kader PKS dimana menduduki peringkat kedua kursi terbanyak dari beberapa parpol pengusung Mustafa – Loekman,” ungkapnya.

Untuk diketahui, berdasarkan ketentuan Pasal 89 Undang-undang No 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah dan Pasal 131 Peraturan Pemerintah Nomor 49 tahun 2008 tentang Pemilihan, Pengesahan Pengangkatan, dan Pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.

Baca Juga:  Laporan Politik Uang Tim Arinal-Nunik Diterima Bawaslu

Dimana dalam Pasal tersebut menjelaskan bahwa jika terjadi kekosongan Wakil Kepala Daerah, Kepala Daerah mengajukan 2 (dua) nama untuk disahkan ke rapat paripurna DPRD, dengan jangka waktu 60 hari sejak terjadinya kekosongan.(AR)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top