Daerah

Bupati Dendi Maksimalkan Potensi Zakat Dikalangan ASN

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, saat menghadiri penyerahan santunan program berkat Baznas Kabupaten Pesawaran tahun 2019, di D’junjungans/MH

GEDONGTATAAN – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, menilai, potensi zakat di Pesawaran dapat dimaksimalkan dengan baik bagi kesejahteraan masyarakat.

Hal ini diungkapkannya saat menghadiri penyerahan santunan program berkat Baznas Kabupaten Pesawaran tahun 2019, di D’junjungans, Rabu (3/7).

“Saya memang sebelumnya mencari pola agar bagaimana pengumpulan zakat di Pesawaran bisa ke tingkat desa. Sebab, saat ini potensi terbesar pengumpulan zakat kepada para PNS yang ada,” ujarnya.

Dirinya juga meminta kepada camat dan kepala desa agar ikut berperan dalam mengumpulkan zakat.

“Saya minta kepada camat untuk dibuatkan forum bagi kepala desa dan Baznas Pesawaran agar bisa mengumpulkan zakat hingga ke tingkat desa,” ungkapnya.

Baca Juga:  Aspirasi Masyarakat Digali Melalui Musrenbang

Ia pun mengaku sempat terdapat polemik dalam pengumpulan zakat tersebut.

“Memang sempat ada dinamika terkait pengumpulan zakat PNS di Pesawaran ini, saya tidak pernah memaksa untuk membayar zakat, tapi kalau ada PNS yang tidak mau bayar zakat, saya cuma minta surat kalau PNS tersebut tidak mau bayar zakat itu saja,” akunya.

“Karena percaya lah, saya disini hanya ingin menanam kepada kita semua bahwa zakat itu penting, apalagi kalau kita mencari rezeki di Pesawaran, apa salahnya kalau kita berzakat di Pesawaran,” timpalnya.

Dijelaskannya, hasil dari zakat yang dikumpulkan oleh Baznas Pesawaran saat ini juga dianggap sangat membantu masyarakat dan pemerintah daerah.

Baca Juga:  1500 Kendaraan di Pesawaran Terjaring Operasi Zebra Krakatau 2018

“Dari hasil zakat yang kita kumpulkan, bisa memberikan banyak hal untuk masyarakat, seperti adanya bantuan bedah rumah, beras berkah, bantuan bagi masyarakat miskin dan yatim piatu, serta memberikan bantuan kepada anak kurang mampu yang punya kemauan dalam bidang pendidikan, itu semua hasil dari zakat yang dikumpulkan tadi,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Pesawaran, A. Hamid, menuturkan bahwa tahun ini (2019) ada berbagai program yang dilakukan Baznas Pesawaran untuk masyarakat.

“Tahun ini kita ada bantuan Bedah Rumah Layak Sehat (Berkat) kepada 50 mustahik yang ada di Pesawaran berupa uang sebesar Rp16 juta, yang diberikan dua tahap,” tuturnya.

Dijelaskannya, Baznas Pesawaran juga telah menjadi sample di Provinsi Lampung untuk pengelolaan zakat.

Baca Juga:  Cari Durian Dapat Granat Manggis

“Pada tanggal 28 Juni 2019 lalu kita baru saja di audit syariah dan di akreditasi oleh Kemenag RI serta menjadi sample untuk di Provinsi Lampung,” tutupnya.(MH/PS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top