Daerah

Bupati dan Rombongan Kunjungi Korban Banjir Bandang di Pekon Umbar Tanggamus

Bupati Tanggamus, Dewi Handajani, bersama rombongan saat mengunjungi korban banjir bandang di Pekon Umbar, Kelumbayan/SB/Istimewa

TANGGAMUS – Bupati Tanggamus, Dewi Handajani, bersama Ketua DPRD Tanggamus, Heri Agus Setiawan, beserta rombongan mengunjungi korban banjir bandang di Pekon Umbar, Kelumbayan, kemarin.

Pada kesempatan tersebut, Bunda Dewi, turut turut berduka atas musibah banjir bandang yang menimpa masyarakat Pekon Umbar dan sekitarnya.

“Ini semua adalah ujian dari Allah SWT. Semoga kita semua selalu di beri ketabahan dalam menerima cobaan dan ujian ini,” kata Bunda Dewi.

Ia menghimbau kepada masyarakat yang tinggal di bantaran sungai, Pekon Umbar dan sekitarnya, agar selalu waspada.  “Jika ada kejadian seperti ini lagi, segera laporkan kepada camat atau kepala pekon, supaya diteruskan kepada Pemkab Tanggamus,” himbaunya.

Baca Juga:  APK Bacaleg Warnai Kegiatan Ketua MPR RI di Tanggamus

Terkait dengan musibah ini, Pemkab Tanggamus akan mengganti dan melapor ke pemerintah pusat atas apa saja kerugian dan kerusakan yang terjadi. Pasalnya, dampak dari banjir bandang Pekon Umbar ini, sebanyak 22 rumah hanyut terbawa air, 116 rumah rusak berat dan 365 rumah terkena dampaknya.

Untuk upaya fisik, Pemkab Tanggamus, segera memperbaiki beronjong yang jebol di bantaran sungai, untuk menghindari banjir susulan. Selain itu akan segera menurunkan alat berat untuk membersihkan badan jalan yang tertimbun tanah guna memudahkan para pengendara saat melintas.

“Nanti dikoordinasikan untuk segera mengganti sertifikat tanah yang hanyut bersama BPN Tanggamus. Untuk pendidikan anak sekolah, akan diberikan bantuan seperti seragam, buku, alat tulis, serta baju layak pakai. Serta, dokumen seperti Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, KTP, akan dikoordinasikan juga dengan disdukcapil,” jelasnya.

Baca Juga:  Rakornas Perdesaan, Bupati Khamami Paparkan Program Pengentasan Kemiskinan di Mesuji

Sementara itu, Kasi Kedaruratan BPBD Tanggamus, Halimi, menjelaskan, banjir terjadi akibat beronjong sepanjang 500 meter dan tanggul induk Way Umbar jebol, yang menghanyutkan beberapa rumah warga yang bermukim ditempat tersebut.

“Akibatnya dampak dari kejadian ini adalah seperti jalan penghubung di Dusun Sukajadi sepanjang 3 kilometer lumpuh total. Beronjong jebol 500 meter, jembatan gantung putus, serta sawah lebih kurang 15 hektare rusak berat dan gagal panen,” jelasnya.

Usai melakukan kunjungan ke lokasi banjir, Bunda Dewi sempat mengunjungi keluarga korban yang meninggal dunia akibat hanyut terbawa arus banjir, Almarhumah Bi Acik (60).(SB/CD)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top