Iklan
Ekonomi

Bulan Ramadan Permintaan Kolang-kaling Naik

Pengusaha Kolang-kaling yang ada di Kota Bandar Lampung/TN/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Memasuki bulan suci ramadhan, permintaan kolang-kaling turut mengalami kenaikan, yang juga berpengaruh pada harga di pasaran. Yang di hari biasa hanya kisaran Rp8 ribu per kilonya, saat ini dapat mencapai RP12 ribu, sehingga hal tersebut menjadi berkah tersendiri bagi para pengolah kolang kaling.

Kolang-kaling , olahan buah aren satu ini pastinya akan kita jumpai melimpah jumlahnya, saat-saat memasuki bulan suci ramadhan, yang biasa disajikan sebagai kolak atau dicampur dengan minuman dingin untuk melepas dahaga setelah selama satu hari berpuasa.

Permintaan kolang-kaling pun semakin meningkat setiap memasuki bulan suci ramadhan, yang tentunya juga turut menjadi berkah tersendiri bagi para pengolah buah berwarna putih tersebut.

Baca Juga:  Dari 161 Mata Pilih, Hanya 30 Orang Warga Binaan Lapas Rajabasa Bisa Gunakan Hak Suara

Seperti yang diutarakan oleh Eli, salah satu pengolah, mengatakan bahwa saat memasuki bulan suci ramadhan, permintaan kolang – kaling meningkat diikuti dengan keuntungannya, tak hanya di Bandar Lampung, tetapi pesanan juga datang dari luar kota bahkan dari Pulau Jawa.

“Pengolahannya sendiri membutuhkan waktu yang cukup lama, dimana proses perebusan yang memakan waktu hingga 2 jam, serta perendaman yang selama 4 hari, barulah kolang – kaling tersebut dapat dikirim ke pasaran,” ungkap Eli, Sabtu (4/5).

Kata dia, bahan baku dari kolang-kaling ini, saat memasuki bulan ramadhan didapat dari berbagai daerah, seperti beberapa daerah dari Kabupaten Tanggamus dan dari Kabupaten Lampung Barat.(TN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top