Ekonomi

BPS Lambar Gelar FGD LBDA Tahun 2019 dan Sosialisasi Simdasi

FGD Penyusunan Lambar Dalam Angka (LBDA) Tahun 2019, dan sosialisasi sistem informasi management data statistik terintegrasi (Simdasi)/FB

LAMPUNG BARAT – Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung Barat (Lambar) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Lambar Dalam Angka (LBDA) Tahun 2019, dan sosialisasi sistem informasi management data statistik terintegrasi (Simdasi) dan bekerjasama dengan Pemkab Lambar serta diikuti oleh 30 perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di Ruang Rapat Kagungan Kantor Bupati Lambar. Rabu (7/8).

Acara ini dibuka secara langsung oleh Bupati Lambar Parosil Mabsus yang diwakili Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Mulyono, didampingi Kepala BPS Amiruddin, dan Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Lambar M. Danang Harisuseno.

Dalam perencanaan pembangunan yang tepat sasaran dan dapat menjawab permasalahan daerah memerlukan data yang berkualitas, akurat, lengkap, relevan, berkesinambungan dan terkini.

Baca Juga:  Cegah Korupsi, KPK Minta Komite Advokasi Daerah Dibuat Struktur

Hal tersebut sejalan dengan Undang Undang No. 25 Tahun 2014, tentang sistem perencanaan pembangunan nasional pasal 31 yang menjelaskan bahwa, perencanaan pembangunan didasarkan pada data dan informasi yang akurat dan dapat di pertanggung jawabkan guna mendukung tujuan tersebut.

“Data sangat berpengaruh dalam menentukan arah kebijakan pembangunan serta evaluasi terhadap hal-hal yang perlu diperbaiki. data yang berkualitas akan menjadikan pemerintah semakin cerdas dalam membuat perencanaan pembangunan di berbagai sector,” papar Staf Ahli Bidang Perekonomian Dan Pembangunan, Mulyono.

“Saya berharap dalam kegiatan ini nantinya akan memberikan hasil berupa data yang berkualitas agar tujuan FGD tercapai sesuai harapan,” harapnya

Selanjutnya, kepada seluruh OPD agar dapat bekerjasama dengan BPS sehingga dalam penyusunan LBDA dapat menyajikan data yang berkualitas.

Baca Juga:  Ringankan Beban Masyarakat Pemprov Gelar OP Beras di Pasar Baradatu

“Untuk itu, diperlukan kesadaran setiap OPD dalam hal penyediaan data secara tepat dan akurat. FGD ini sangat penting terutama dalam membangun sinergitas, tidak sebatas koordinasi mengenai data, melainkan sharing yang berkaitan dengan pemahaman akan manfaat data dalam segala aspek pembangunan,” terangnya.

Kemudian, pentingnya data statistik dalam penggunaannya di berbagai aspek membuat keakuratan data tersebut menjadi sangat urgen. data statistik juga menjadi salah satu acuan dalam setiap proses perumusan kebijakan.

Menurutnya, dengan keabsahan data yang ada, maka tingkat pencapaian dari keberhasilan suatu kebijakan akan semakin tinggi. Diseminasi data atau yang lebih populer dengan istilah sosialisasi angka telah dilakukan sejak dulu.

“Tujuannya untuk memberi pemahaman mengenai angka-angka statistik kepada masyarakat umum. berbagai upaya sosialisasi telah dilakukan agar tidak terjadi misinterpretation atau misunderstanding. daerah dalam angka merupakan publikasi yang cukup prestius karena melibatkan data-data dari stakeholder terkait,” tutupnya.(FB)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top