Iklan
Bandar Lampung

BPPRD Bandar Lampung Tambah Pemasangan Tapping Box

Alat perekam transaksi atau tapping box/Net

BANDAR LAMPUNG – Cegah kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD), Badan Penggelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Bandar Lampung, terus melakukan pemasangan alat perekam transaksi atau sering disebut tapping box disejumlah restoran dan hotel.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan Pendapatan asli daerah  dan mencegah adanya manipulasi pajak yang dilakukan wajib pajak.

“Kita dalam waktu dekat akan pasang lagi 20 unit tapping box, lokasinya sudah ada, nanti kita sampaikan. Kalau  sekarang  tidak etis, karena yang kita pasang-pasang tapping box itu, lokasi usaha yang pajaknya tidak sesuai  pemasukan yang berdasarkan cek di lapangan,” kata Kepala BPPRD Bandar Lampung Yanwardi, Minggu (26/8).

Menurut Yanwardi, pemasangan 20 unit tapping box  juga menunggu SK dari wali kota dan persetujuan dalam APBD perubahaan tahun 2018. Pasalnya, satu unit tapping box nilai sewanya lebih kurang Rp1,5 juta per bulan sudah termasuk dengan perangkat teknologi berikut Wifi.

Baca Juga:  50 Persen Hutan Gundul dan 258 Sungai di Lampung Berpotensi Bencana

“Kenapa kita sewa, karena kalau beli itu satu unit Rp25 juta, tapi kita terkendala tenaga teknologi  IT nya. Kalau sewa itu sudah termasuk SDM dan pemeliharaanya mereka yang tanggungjawab,” jelasnya.

Saat ditanya apakah pemasangan tapping box tahap pertama berdampak pada peningkatan PAD, Yanwardi mengakui, ada peningkatan namun belum signifikan.

“Ada dampak tapi belum maksimal, itu juga karena ada kendala teknis, misalnya tidak berfungsinya tapping box yang kita pasang,” ungkapnya.

Yanwardi mengungkapkan, masih banyak sejumlah objek pajak baik hotel dan restoran  yang pembayaran pajaknya belum sesuai dengan kondisi di lapangan. Namun ia belum mau mengungkapkan nama-nama objek-objek pajak tersebut.

Rencana BPPRD  yang akan memasang 20 tapping box di lokasi restoran dan hotel di Bandar Lampung mendapat dukungan dari Komisi II DPRD Kota Bandar Lampung.

Baca Juga:  Gubernur Ridho Minta Peserta Diklat Kepemimpinan Kabupaten/Kota Tingkat IV Implementasikan Prinsip Good Governance

Menurut Ketua Komisi II DPRD Kota Bandar Lampung Poltak Aritonang, rencana pemasangan 20 tapping box di restoran dan hotel, dinilai tepat guna memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah.

Apalagi, selama ini masih banyak objek-objek pajak di Bandar Lampung yang dinilai belum maksimal membayar pajak.

“Kita tidak berpikir negatig, tapi berdasarkan laporan BPPRD, masih ada hotel dan restoran yang pajaknya tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Misalnya lokasi objek pajaknya ramai  tapi  pajaknya rendah, tapi tidak usah saya sebut, menjaga kode etik,” katanya.

Dikatakannya, pemasangan tapping box juga mencegah praktik kecurangan baik dilakukan penggelola restoran dan hotel maupun petugas pajaknya. Karena dengan alat tersebut, semua transaksi sudah terekam dan tidak  secara manual.

Baca Juga:  Mega Proyek SPAM PDAM Way Rilau Sasar Penjuru Kota

“Kita  dukung pemasangan alat ini, karena bisa meningkatkan PAD, apalagi setiap tahun jumlah rumah makan dan hotel terus bertambah yang tentunya realisasi pajaknya juga naik,” pungkasnya.(AJ)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top