Bandar Lampung

BPPRD Bandar Lampung Tagih Semua Hutang di Sektor PBB

Pajak Bumi dan Bangunan/Ilustrasi

BANDAR LAMPUNG – Kejar target pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2018, Badan Pengelola Pajak dan Retrebusi Daerah (BPPRD) Bandar Lampung, fokuskan penagihan hutang disektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Kepala BPPRD Bandar Lampung, Yanwardi menjelaskan, sejauh ini total keseluruhan jumlah hutang PBB mencapai Rp1 miliar lebih.

“Hutang PBB diseluruh kecamatan Rp1 miliar, semoga saja hutang itu dapat dilunasi agar pembangunan Kota Bandar Lampung terus berjalan,” ujarnya, Senin (5/11).

Dijelaskannya, jumlah total itu berdasarkan hasil dari perhitungan seluruh kecamatan se-Kota Tapis Berseri.

“Kalau kecamatan mana saja yang hutang PBB-nya paling banyak, sepertinya tidak ada. Karena angka hutang PBB diseluruh kecamatan terbilang normatif,” kata dia.

Baca Juga:  Gubernur Baru dan Harapan Pelayanan Publik

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Bandar Lampung, Poltak Aritonang, turut mengapresiasi upaya BPPRD guna meningkatkan PAD disektor penagihan hutang PBB.

“Saya mengapresiasi upaya BPPRD untuk meningkatkan PAD dengan cara menagih hutang PBB,” kata dia.

Pasalnya, upaya tersebut dinilai harus dilakukan BPPRD agar pencapaian mengalami peningkatkan, meski tidak secara disignifikan.

“Walaupun tidak signifikan, kami meminta agar PBB dapat memanfaatkan lumbung-lumbung yang dinilai dapat mendongkrak PAD,” ujarnya.

Mengingat, pekerjaan Rumah BPPRD Bandar Lampung di tahun 2018 cukup berat. Lantaran, pencapaian PAD ditargetkan hingga Rp700 miliar.(AJ)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top