Bandar Lampung

BP2D DPRD Lampung Lindungi Perempuan Melalui Raperda

Anggota BP2D DPRD Bandar Lampung, Julius Gultom/AJ/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Badan Pembantukan Peraturan Daerah (BP2D) DPRD Bandar Lampung, menggagas raperda perlindungan perempuan guna menjamin keselamatan dan hak perempuan dari tindak kriminalitas dan kekerasan.

Anggota BP2D DPRD Bandar Lampung, Julius Gultom, mengaku terbentuknya raperda perlindungan perempuan, sebagai usul inisitif agar potensi kekerasan yang sering kali dialami wanita dapat diminimalisir.

“Kita harus melindungi semua masyarakat, tak terkecuali kaum perempuan,” tegas Julius, usai menghadiri rapat paripurna pembentukan Raperda Perlindungan Anak, di Gedung DPRD Bandar Lampung, Senin (29/10).

Dikatakannya, berdasarkan temuan BP2D disejumlah pemberitaan media, tindak kriminalitas dan kekerasan yang dialami wanita masih tinggi.

Baca Juga:  Dari Lampung untuk Papua: Pace Mace, Kita Satu Indonesia

“Kita tidak boleh mengkucilkan kaum hawa, kita harus tetap memperjuangkan ini,” kata dia.

Selain itu, tujuan terbentuknya raperda inisiatif perlindungan perempuan, agar perusahaan dapat menambah waktu cuti kaum hawa yang sedang bersalin.

“Misalkan cuti hanya diperbolehkan selama satu pekan, kami meminta agar perusahaan menambah waktu cuti itu,” kata dia.

Oleh sebab itu, politisi PDIP ini meminta, agar seluruh lapisan masyarakat dapat mendukung upaya BP2D guna mengangkat melindungi kaum wanita.(AJ)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top