Modus

BNNP Lampung Diminta Batalkan Penahanan Kalapas Kalianda

Mantan Kalapas Kalianda Muchlis Adjie/Net

BANDAR LAMPUNG – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkum HAM) Lampung meminta Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP)  membatalkan penahanan terhadap Kepala Lapas Kelas II Kalianda, Muchlis Adjie.

“Kami mendapatkan surat permohonan pembatalan penahanan pak Muchlis. Memang status beliau belum ditetapkan, ditahannya apa, wajib lapor,” kata Plh Kabid Pemberantasan Richard L Tobing, Rabu (23/5).

Lanjutnya,  pihaknya akan melakukan gelar perkara, Kamis (24/5). Baru akan menetapkan statusnya.

“Kalau memang tidak terbukti bersalah, maka pak Muchlis tidak ditahan. Yang jelas, Kamis, akan kami putuskan,” ucapnya.

Sebelumnya, Kepala BNNP Lampung Brigjen Pol Tagam Sinaga sudah mendapatkan kabar akan mendapatkan surat permohonan pembatalan tersebut.

Baca Juga:  4 Rampok Indomaret Natar Diringkus Tekab 308

“Saya belum terima. Tapi informasinya seperti itu. Suratnya saya juga belum lihat,” kata dia, Selasa (22/5).

Terkait permohonan itu diterima atau tidak, Tagam menegaskan, dirinya selaku Pimpinan BNNP, tidak memiliki hak penuh untuk menyetujui permintaan itu.

“Oh, saya tidak bisa putuskan sendiri. Kalau memang ada suratnya, terlebih dahulu harus gelar perkara. Saya selaku pimpinan tidak bisa mengintervensi penyidik. Karena sifatnya penetapan itu ada di tangan penyidik,” pungkasnya.

Dari pantauan di Kantor BNNP Lampung, ada dua kendaraan yang disita karena diduga digunakan untuk jaringan narkoba.(RM)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top