Modus

BKSDA Wilayah III Bengkulu-Lampung Amankan Ribuan Burung yang Dilindungi

Balai Konservasi Sumber Daya Alam Wilayah III Bengkulu-Lampung dan LSM Flighy Protecting Indonesia’s Birds, berhasil mengamankan ribuan burung tanpa dokumen/TS/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah III Bengkulu-Lampung dan LSM Flighy Protecting Indonesia’s Birds, berhasil mengamankan ribuan burung tanpa dokumen, pada Sabtu (9/11) dini hari,

Dari berbagai jenis burung yang berjumlah lebih kurang 1.500 ekor tersebut, terdapat 16 jenis burung dan yang dilindungi, seperti burung cucak ijo, cucak ranting, pokjai sumatera, cucak keling, dan serindit melayu.

Hifzon Zawahiri, Kepala Seksi Wilayah III BKSDA Bengkulu-Lampung mengatakan, pihaknya melakukan penangkapan di SPBU Kalibalang, di Jalan Lintas Sumatera, Kotabumi, Lampung Utara.

Baca Juga:  Ketua MPR, Gubernur dan Wali Kota Kompak Nyalakan Api Obor Asian Games

“Kita bekerjasama dengan pihak kepolisian, jenis-jenis burung itu memang dilindungi. Kami duga berasal dari Lubuk Linggau, Sumatera Selatan,” jelasnya.

Dari penyelidikan sementara, ribuan burung ini nantinya akan dipasarkan ke Bandar Lampung.

“Dugaan sementara, burung-burung tersebut berasal dari Lubuk Linggau, dan akan dipasarkan ke Metro dan daerah Gedong Tataan. Dari pengamanan burung ini, nantinya ada burung yang akan kita lepasliarkan. Sedangkan untuk burung yang dilindungi, akan kita jadikan barang bukti dan diproses lebih lanjut,” ujarnya.

Selain mengamankan ribuan burung, pihaknya juga berhasil mengamankan seorang sopir travel yang nantinya akan dimintai keterangan.

“Burung dilindungi akan kita jadikan alat bukti, untuk bukti lainnya kita amankan sebuah mobil travel. Kita akan periksa sesuai dengan instruksi dari pusat untuk diproses lebih lanjut,” katanya..

Baca Juga:  Pembacaan Kesimpulan Sidang Poltik Uang, 1500 Personel Gabungan Diterjunkan

Terkait penyelidikan terhadap penampungnya, Hifzon menyatakan, pihaknya melakukan pemantauan terhadap para penampung burung-burung tersebut.

“Akan kita lihat dan pantau, memang kita agak merasa kesulitan dalam memonitor ke mana saja burung ini akan didistribusikan, karena komunikasinya mereka ini lewat telepon, jadi tidak dikirim langsung ke tempat pemesannya,” katanya.

Balai Konservasi Sumber Daya Alam Wilayah III Bengkulu-Lampung dan LSM Flighy Protecting Indonesia’s Birds, berhasil mengamankan ribuan burung tanpa dokumen/TS/Suluh

Sementara itu, Direktur Komunikasi FLIGHT Namira Annisa mengapresiasi upaya BKSDA Lampung dalam mencegah penyelundupan burung dari Lubuk Linggau ke Lampung.

“Maraknya perburuan dan penyelundupan telah mengancam populasi burung liar yang ada di Sumatera. FLIGHT mencatat lebih dari satu juta burung liar di Sumatera telah dicuri dari alam liar setiap tahunnya,” katanya.(TS)

Baca Juga:  Korupsi Benih Jagung, Mantan Kadis Ketahanan Pangan Lampung Ditahan
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top