Bandar Lampung

BK DPRD Lampung Sebut Ada Hal Yang Ditutupi Perihal Pemalsuan Tanda Tangan

Ketua Badan Kehormatan DPRD Lampung, Abdullah Fadry Auly/JO/Suluh

BANDAR LAMPUNG –Badan Kehormatan (BK) DPRD Lampung, memeriksa tiga staf komisi I terkait dugaan pemalsuan tandatangan Wakil Ketua DPRD, Johan Sulaiman, Rabu (17/10).

“Hari ini kita mengundang tiga orang, Joko Purwanto, Beni Mulya, dan Ariansyah. Sebagaimana pemeriksaan saksi, maka kita melakukannya secara terpisah. Saat ini kita baru mendalami Joko dan dua lainnya, Beni Mulya dan Ariansyah belum didalami. Karena yang menjadi kunci saudara Joko,” kata Ketua BK DPRD Lampung, Abdullah Fadry Auly, Rabu (17/10).

Dalam pemeriksaan itu, ia menilai Joko terkesan masih ada yang ditutup-tutupi dan prosedur pelaksanaan kewajiban sebagai koordinator staf komisi I DPRD Lampung juga banyak yang tidak dijalankan.

Baca Juga:  Keberadaan TPA Bakung Mulai Meresahkan Warga

“Ceritanya masih banyak tidak sinkron antara cerita pertama dan kedua. Karena ketika saya tanya kembali, sudah beda lagi ceritanya,” ungkapnya.

Oleh karena itu, BK menskors pemeriksaan tersebut dan akan dilanjutkan pada Kamis (18/10) mendatang.

“Saya ingin saudara Joko benar-benar memberikan keterangan dalam kondisi prima dan tidak ada tekanan. Sehingga saya memahami psikologinya, makanya saya skors. Saya suruh dia (Joko) untuk shalat istiqarah dan ngobrol dengan keluarganya,” ungkapnya.(JO)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top