Iklan
Modus

Bilik Asmara di Lapas Rajabasa, Yusdianto : Menkumham Harus Bentuk Tim

Bilik asmara dalam Lapas/Ilustrasi

BANDAR LAMPUNG –  Masalah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) terus saja terjadi. Mulai dari permasalahan ruang khusus, over kapasitas, peredaran narkoba. Kali ini muncul kasus terbaru adanya bilik khusus untuk melakukan hubungan seks.

Tak tanggung-tangung pernyataan ini muncul dari postingan Perwira Polri, Kompol Bayu Suseno yang menyebutkan bahwa di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Rajabasa, Lampung terdapat bilik khusus untuk melakukan hubungan seks.

Pengamat Hukum dari Universitas Lampung, Yusdianto, menyesalkan permasalahan Lapas masih terus terjadi.

Sistem Lapas, ia menilai sudah dijadikan ajang bisnis oleh oknum-oknum yang memanfaatkan keuntungan. Apalagi, pernyataan dari Kompol Bayu sudah ada tarif Rp1,5- Rp2,5 juta.

“Tentu ini tidak boleh dibiarkan. Menteri  Hukum dan Ham Yasonna Hamonangan Laoly harus membentuk tim,” kata Yusdianto, Minggu (29/4).

Baca Juga:  Sugiarto Wiharjo alias Alay Diusulkan Pindah ke Lapas Sukamiskin

Masalah ini, kata dia, sudah sangat serius, apalagi adanya tarif untuk membawa wanita masuk kedalam lapas.

“Ini bukan maen-maen sangat serius, ya, jadi harus diselesaikan oleh bidang Dirjen Lapas dan perlu ada pembenahan,” tegas dia.

Tak hanya itu, mahasiwa S-3 di Universitas Padjajaran (Unpad) ini menyayangkan masalah di Lapas Rajabasa masih terus ada saja terjadi. “Apalagi  waktu lalu, petugas sipir di Lapas Rajabasa dipemberitaan onliene juga sudah pernah ada yang terangkap dalam kasus narkoba, jadi harus dibentuk tim untuk mengenvistigasi lebih jauh,” tutup dia.(BO)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top