Politik

Besok, KPU Umumkan Hasil Tes Kesehatan Balonkada

KPU/Ist

BANDARLAMPUNG, – Komisi Pemilihan Umum (KPU) provinsi Lampung menunda hasil tes kesehatan bakal calon gubernur dan wakil gubernur serta Lampung yang semula dijadwalkan Selasa (16/1)  menjadi Rabu (17/1) pada pukul 10.00 WIB.

Hasil tes kesehatan ini diserahkan langsung oleh Direktur RSUDAM Hery Djoko Subandriyo, Ketua IDI Asef Sukohar, Ketua Himpsi Rainyep, dan BNN Lampung serta diterima oleh KPU Lampung, KPUD Lampura, Tanggamus.

Ketua KPU provinsi Lampung Nanang Trenggono menyampaikan alasan pengunduran waktu pengumuman tes kesehatan tersebut agar berbarengan dengan pengumuman berkas Cagub dan Cawagub Lampung.

“Hari ini kita hanya serah terima berkas kesehatan dari Tim Dokter. Berkas tersebut diserahkan oleh Direktur RSUAM,” kata Nanang, Selasa (16/1).

Baca Juga:  DPW PPP Resmi PAW Albert Alam

Pengumuman berkas kesehatan jasmani dan rohani disampaikan besok, (Selasa) agar jika ada perbaikan bisa langsung diumumkan. Pengumuman kesehatan dan berkas akan dihadirkan Paslon, Partai pengusung, Bawaslu dan lainnya dalam rapat pleno terbuka.

“Bila dari 23 pemeriksaan tes kesehatan dinyatakan ada yang tidak sehat maka akan diganti. Untuk berkas yang masih kurang dan akan diperbaiki selama tiga hari pada tanggal 18- 20,” jelasnya.

Sementara itu, hal senada disampaikan oleh Komisioner KPU Lampung, Handi Mulyaningsih mengatakan bahwa pihaknya akan mengumpulkan hasil tes kesehatan para bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur Lampung dalam rapat pleno terbuka pada Rabu (17/1).

“ini sebagai transparansi dan akuntabiltas KPU sesuai dengan amanah UU,” kata Handi.

Baca Juga:  Usai Diperiksa Bawaslu, Direktur Rakata : Jangan Komen Panjang Panjang

Dalam rapat pleno terbuka pengumuman hasil tes kesehatan yang diagendakan di kantor KPU Lampung pukul 10.00 WIB dapat disaksikan langsung oleh masyarakat, Liosion Officer (LO), parpol, dan paslon.

“Nanti akan kita undang LO dan parpol serta paslon boleh hadir termasuk masyarakat. Hasilnya nanti apakah tim medis merekomendasikan bakal calon memenuhi syarat atau tidak memenuhi syarat,” ungkapnya.

Saat disinggung bagaimana jika tim medias merekomendasikan bakal calon tidak memenuhi syarat calon, Handi menyampaikan bahwa parpol pengusung memiliki kewajiban untuk mengganti balon yang tidak memenuhi syarat calon.

“Jadi tim medis hanya menyerahkan status itu (memenuhi syarat atau tidak memenuhi syarat) kepada KPU. Kalau tidak memenuhi syarat ya gugur dan parpol pengusung bisa mengganti kembali,” pungkasnya. (AR)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top