Modus

Bertentangan, Hakim Diminta Kembalikan Kendaraan yang Disita Polres Lamsel

Ilustrasi hukum/Istimewa

Suluh.co – Pengadilan Negeri Kalianda menggelar sidang perdana permohonan praperadilan untuk menguji sah tidaknya penyitaan yang dilakukan oleh penyidik Polres Kalianda terhadap satu buah mobil Toyota Vios yang disita dari Yusi di Kotabumi.

Sidang ini pun dipimpin oleh hakim tunggal Ryzza Dharma S.H.

Permohonan praperadilan sebelumnya didaftarkan Yusi Supraditama melalui kuasa hukumnya Sohibul Ihsan S.H. M.H dari Kantor Hukum Hubbaka, karena menganggap penyitaan yang dilakukan oleh Polres Lampung Selatan tersebut dilakukan bertentangan sebagaimana Pasal 34 ayat (1), Pasal 38 ayat (1), PasaL 39 ayat (1) huruf E,  Pasal 42 ayat (1), Pasal 129 ayat (1) dan (2)  KUHAP

Baca Juga:  Polres Lamsel Incar Kendaraan Overload, Pelanggar Jalani Sidang di Tempat

Dimana penyitaan seharusnya memiliki izin ketua pengadilan negeri setempat.

Diketahui masyarakat sekitar diketahui masyarakat sekeliling, dan  melibatkan aparat setempat pada saat melaksanakan penyitaan, maka dengan demikian penyitaan yang dilaksanakan  terhadap satu unit kendaraan yang dimiliki oleh Yusi Supraditama adalah tidak sah

Dalam permohonan praperadilannya, Pemohon Yusi Supraditama meminta hakim untuk membatalkan penyitaan dan mengembalikan mobil Toyota Vios yang telah disita oleh Polres Lampung Selatan.

Karena merasa mobil tersebut adalah jaminan pembayaran hutang alasan terbesar gugatan praperadilan ini adalah perbuatan yang sewenang wenang dari pihak aparat. Sidang praperadilan ini rencananya akan dilanjutkan pada 25 November  2021. Sidang tersebut beragendakan jawaban dari Polres Lampung Selatan dan pemeriksaan bukti-bukti.

Baca Juga:  Penyebar Foto Bugil Anggota Polresta Diancam 15 Tahun Kurungan

 

Sumber : SUL/RLS

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top