Iklan
Modus

Bersama Polres Pesawaran, Apdesi Tumpas Narkoba

Kapolres Pesawaran AKBP Syaiful Wahyudi/MH

GEDONG TATAAN – Orgen tunggal menjadi lahan subur bagi pengguna dan pengedar narkoba. Untuk itu, Kapolres Pesawaran AKBP Syaiful Wahyudi menggelar MoU dengan Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) setempat untuk memudahkan warga melapor bila para pelaku terindikasi memanfaatkan hiburan malam saat hajatan itu.

“Kepolisian melibatkan Apdesi se Pesawaran untuk sosialisasikan batas waktu hiburan menggunakan musik karena narkoba adalah musuh kita bersama. Kita sudah kumpulkan mereka untuk teken MoU berkaitan dengan kegiatan hajat,” kata kapolres, Minggu (8/7).

Menurutnya Apdesi adalah perpanjangan tangan agar menyampaikan kepada para kepala desa, untuk itu dirinya meminta agar mensosialisasikan kepada kepala desa untuk nantinya kalau ada orang yang menyelenggarakan kegiatan hajatan akan di batasi waktunya.

Baca Juga:  GPN  Laporkan KPU Pesawaran ke Bawaslu Provinsi

“Artinya kalau ada kegiatan yang menggunakan musik kegiatannya sampai jam 18.00 WIB setelah itu hanya boleh menerima tamu,” tambahnya.

Kapolres juga berharap masyarakat untuk melaporkan ke pihak kepolisian apabila masih ditemukan hiburan yang menggunakan musik hingga malam hari.

“Kami juga butuh partisipasi dari masyarakat untuk dapat memberikan informasi kepada kami kalau masih ada orang yang menyelenggarakan sampai tengah malam,” harapnya.

Orang nomor satu di Polres Pesawaran ini berjanji akan memberikan sanksi bagi warga yang melanggar aturan tersebut.  “Untuk sanksi pemilik rumah akan kita panggil dan kita mintai keterangan bagi yang melanggar aturan yang sudah kita keluarkan,” tutupnya.

Ketua Apdesi Kecamatan Kedondong Iwan Rossa mendukung dan telah menyampaikan apa yang menjadi  himbauan kapolres ke para kepala desa. “Sudah saya sampaikan himbauan Kapolres terkait batas waktu  hiburan malam. Alhamdulillah seluruh Kades di Kedondong mendukungnya, ” ujarnya.(MH/PS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top