Iklan
Daerah

Bersama Pemkab Tanggamus, TNBSS Cari Solusi Konflik Gajah Dan Manusia

Konflik gajah dan manusia, di Kabupaten Tanggamus/Ist

TANGGAMUS – Pemerintah Kabupaten Tanggamus bersama Kantor Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), menggelar rapat pembahasan tentang gangguan Gajah Sumatra.

Bertempat di Pekon Terbaya Asisten I Bidang Pemerintah Paksi Marga didampingi Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Fb. Karjiono mewakili Pj Bupati Tanggamus, Senin (30/4).

Dalam sambutan Kepala TNBBS Kota Agung Bapak Ir. Agus Wahyudiono menyampaikan bahwa rapat ini bertujuan untuk menarik kesimpulan dan berbagi ruang serta masukan-masukan dan perlu adanya tataran untuk mengatasi masalah atau konflik gajah yang selama ini meresahkan masyarakat Tanggamus.

Selanjutnya, Camat Semaka Edi Fakhrurrozi melaporkan bahwa hampir satu tahun lebih ini masalah gajah ini blum bisa terselesaikan dan masalahnya juga adalah terbentur dengan dana.

Ia ingin ada 4 gubuk gajah di lokasi karena dari hasil survei mereka bisa memantau keberadaan gajah tersebut.

Camat berharap mohon untuk bisa memfasilitasi apa-apa yang menjadi kendala di bawah, karena apa -apa yang terjadi larinya masalah tersebut kepada Camat.

Baca Juga:  Respon Keinginan Presiden, Gubernur Ridho ; JTTS Tembus Hingga Palembang Sebelum Asean Games

“Harapan saya hewan tersebut bisa hidup berdampingan dengan masyarakat dengan kata lain tidak mengganggu kita,” kata dia.

Wiyogo dari Dinas Kehutanan Provinsi Lampung Terkait dengan konflik gajah ini kita perlu mengetahui komering tentang gajah itu, sehingga kita bisa mengatasi konflik gajah tersebut.

“Terkait dengan ini semua dengan adanya kebijakan di kementerian, bahwa sebenarnya dialokasikan pada wilayah yang sudah terlanjur dilakukan pengolahan oleh masyarakat ,dan perlu adanya perbaikan hutan serta perlu perbaikan dari masyarakat itu sendiri,” terang Wiyogo.

“Kita harapkan ke depan masyarakat bisa memahami fungsi dari hutan itu dan bisa memperoleh nilai kesejahteraannya,” katanya.

Selanjutnya bahwa Pemerintah Provinsi sudah melakukan upaya-upaya  kawasan hutan. Dan ia mengharapkan dengan bantuan dari pemerintah pusat bisa cepat mengatasi konflik masalah gajah tersebut.

Selanjutnya Kapolres Tanggamus,AKBP  I Made Rasma mengatakan bahwa  tujuan pertemuan dari rapat ini kami memohon kiranya bapak-bapak yang kompeten dari  Stakeholder dapat merumuskan masalah-masalah dan masukan-masukan untuk bisa diserahkan kepada bapak Sudin ke tingkat pusat.

Baca Juga:  Wagub Bachtiar Basri Buka Gelarwasda Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung di Lampung Barat

“Untuk solusi jangka pendek karena memang permasalahan ini akan segera kita selesaikan, dimana di satu sisi media menyalahkan gajah dan di sisi lain gajah menyalahkan manusia. Semoga dengan masukan  ini bisa di bawa ke tingkat pusat,” kata Kapolres.

Ditambahkan juga Dandim 0424 Tanggamus Inf Letkol Hasto Utomo mengatakan bahwa perlu dilakukan langkah-langkah untuk mengatasi konflik gajah tersebut yaitu dengan langkah jangka pendek berlaku 6 bulan sampai 1 tahun.

“Yakni apabila di tahun ini terjadi lagi bisa kita lakukan pencegahan bersama. Kemudian rencana jangka menengah  untuk mengolah anggaran dana-dana tersebut, melalui data-data dan fakta bisa diajukan kepada negara,” kata Dandim.

Karena untuk membuat data jangka menengah bisa sesuai dengat fakta yang ada di lapangan.

Baca Juga:  Kepala Basarnas RI Cek Posko Basarnas Bakauheni

“Selanjutnya untuk kami dari Kepolisian dan TNI sendiri, kami siap membantu kapanpun dan dimanapun,” pungkasnya.

Turut hadir Kapoles Tanggamus AKBP Made Rasma,S.Ik, M.Si, Dandim 0424 Kol.Inf. Hasto Utomo, Ketua DPRD Tanggamus Heri Agus , Asisten I Bidang Pemerintahan Paksi Marga,Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Fb. Karjiono,Sudin Anggota DPD RI Komisi IV Prov. Lampung.

Kepala TNBBS Ir. Agus Wahyudiono, Kepala Dinas BPBD Tanggamus Romasyadi, Kadis Kehutanan Provinsi Lampung Bpk.Wiyogo,Camat Semaka Edi Pakhrurozy, Perwakilan dari PolHut, Perwakilan dari Tamling, anggota HKm,Fajar Sumantri dari LSM.(SB/CD)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top