Daerah

Bersama Pejabat Tinggi Pemprov Lampung, Sekdaprov dan Ibu Yustin Lepas Jenazah Adeham Menuju Pemakaman

Sekdaprov Hamartoni Ahadis, saat melepas jenazah Adeham menuju ke tempat pemakaman di Padang Cermin, Pesawaran/HP

BANDARLAMPUNG – Plt Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Hamartoni Hadis, bersama Ibu Yustin Ridho Ficardo dan sejumlah pejabat tinggi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melepas melepas jenazah Asisten II Sekprov Lampung, Adeham, yang wafat pada Rabu (24/1).

Jenazah mantan Kepala Biro Humas Pemprov Lampung ini akan berangkat pukul 10.00 WIB dari rumah duka di Kawasan Tamin menuju tempat peristirahatan terakhir di Padang Cermin.

Di Padang Cermin, Gubernur diagendakan akan melepas almarhum ke pemakaman. “Jenazah akan dilepas ke liang lahat langsung oleh Pak Gubernur di Padang Cermin,” ujar Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Lampung Bayana.

Baca Juga:  Pasca Terbakar SPBU Kibang Menggala Dituding Memberatkan Warga

Sejak pagi, rumah duka didatagi ribuan pelayat dari seluruh penjuru Lampung. Mereka bergantian melakukan sholat jenazah. Pecah tangis tak terhindari ketika Ibu Yustin Ridho Ficardo memeluk Ny. Adeham.

Pelayat lain pun tampak larut dengan suasana itu, Sekdaprov Lampung Hamartonoi Ahadis memberikan sejumnlah arahan untuk melepas jenazah.

Ibu Yustin terlihat berbaur dengan mesyarakat sembari memanjatkan doa. Juga pejabat tinggi Pemprov lainnya terlihat memberikan doa kepada almarhum Adeham, tokoh di baik keberhasilan pembangunan jalan tol Lampung.

Untuk diketahui, Adeham meninggal pukul 13.50 WIB di Rumah Sakit Medistra, Jakarta. Selama ini, almarhum dirawat karena penyakit komplikasi yang dideritanya.

Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo dalam berbagai kesempatan selalu mengajak masyarakat Lampung mendoakan kesembuhan Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan itu. Namun, Tuhan berkehendak lain dan memberikan tempat terbaik di sisi-Nya.

Baca Juga:  Bupati Way Kanan : Jangan Salah Pilih calon

Semasa hidup, Adeham pernah berkata, jika dia tak sempat menikmati jalan tol itu, maka biarlah anak cucu yang merasakannya.

“Inilah perjuangan. Jika saya tak sempat lewat jalan tol ini (Jalan Tol Trans Sumatera), biarlah anak cucu yang merasakan. Tak semua yang diperjuangkan itu mesti dirasakan,” kata Adeham, sepulang rapat melelahkan dari Kantor Staf Kepresidenan menuju hotel di Jalan Gajah Mada, Jakarta, pada 10 Juli 2017.

Selama ini, Adeham memang menjadi mata dan telinga Gubernur Muhammad Ridho Ficardo untuk urusan JTTS. Sebab, dia dipercaya Gubernur sebagai Ketua Tim Percepatan Pembangunan JTTS. Selamat jalan Pak Adeham. Doa kami menyertaimu.(HP)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top