Daerah

Bersama Aparat, Pemkab Tanggamus Razia Produk Mengandung Cacing

Pemkab bersama Polsek Tanggamus razia produk makanan mengandung cacing/SB

TANGGAMUS – Pemerintah Kabupaten Tanggamus bersama Kapolsek Kota Agung AKP Syafri Lubis dan tim melaksanakan sidak di Pasar Kota Agung, Jumat (6/4).

Tim inspeksi mendadak yang diketuai oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Ir. Fb. Karjiyono, bergerak menyusuri minimarket dan pasar tradisonal Kota Agung terkait antisipasi peredaran produk sarden mengandung cacing pita.

Mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, Kapolsek Kota Agung mengatakan Sidak dilaksanakan terhadap Indomart, Alfamart dan pasar tradisional Kota Agung.

“Semua minimarket Kota Agung berikut pasar tradisonal tadi di sidak,” terang AKP Syafri Lubis.

Kapolsek berharap dengan dilaksanakannya Sidak masyarakat di Kecamatan Kota Agung tidak perlu khawatir karena tidak ditemukan produk sarden mengandung cacing pita tersebut.

Baca Juga:  Konsumsi Ganja, Lima Remaja Dibawah Umur Diamankan Polres Tanggamus

Sementara Ketua Tim Sidak Pemkab Tanggamus Ir. Fb. Karjiyono, menyatakan bebas dari peredaran produk sarden mengandung cacing pita.

“Dari sidak tim Pemkab yang terdiri dari unsur bidang Ekobang, Dinas Kesehatan, Kepolisian dan TNI, unsur kecamatan setempat, yang melakukan sidak Pasar Talang Padang, Gisting dan hari ini di Kota Agung. Dari sidak ini, kami nyatakan aman dari produk sarden mengandung cacing pita, sebelumnya memang ada, namun telah direturn oleh pemilik toko,” ujar Asisten II Ir. Fb. Karjiyono saat memimpin sidak di pasar tradisional Kota Agung.

Lebih lanjut ia mengatakan, walapun tidak menemukan produk sarden mengandung cacing seperti yang diinstruksikan Pusat ada sebanyak 28 merk dagang sarden yang harus ditarik peredarannya di seluruh Indonesia.

Baca Juga:  Wabup Yuli Hastuti Sebut Reformasi Tidak Boleh Menggeser Pancasila

“Akan tetapi cukup disayangkan malah ditemukan produk-produk sarden yang telah kadaluarsa, bahkan telah habis masa layak konsumsinya sejak tahun 2015, masih tetap dipajang disalah satu toko di pasar Kota Agung,” terangnya.

“Nah, hari ini, tim sidak di pasar tradisional dan pasar modern Kota Agung, tidak ditemukan produk produk sarden merk yang mengandung cacing seperti yang diinstruksikan pusat untuk ditarik peredarannya. Hanya saja ada ditemukan sarden yang kadaluarsa masih dipajang pemilik toko, dengan alasan sibuk, tidak sempat menyingkirkan, nah produk kadaluarsa ini sudah kita amankan,” jelasnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dengan produk sarden sesuai yang diintruksikan tidak boleh beredar lagi di pasaran. Kemudian masyarakat juga harus tahu produk makanan dalam kaleng yang baik melalui KLIK.

Baca Juga:  307 Pejabat Pemkab Lampung Selatan Wajib Lapor Harta Kekayaan

“KLIK itu yakni, perhatikan Kemasannya, Labelnya, Izin Edarnya dan masa Kadaluarsanya,” pungkasnya.(SB/CD)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top