Iklan
Modus

Beredar di WhatsApp, Salah Satu Tim Pemenangan Arinal Nunik Diduga Lecehkan Pakaian Adat

Percakapan salah satu tim pemenangan Arinal-Nunik yang terhapus. Namun sempat terbalas oleh salah satu pengguna WhatsApp/WA

BANDAR LAMPUNG – Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Bandar Lampung, Seno Aji, diduga melakukan penghinaan terhadap salah satu pakaian adat Lampung. Tim pemenangan Arinal-Nunik ini melecehkan topi adat kebanggaan masyarakat marga adat Sai Batin, dengan sebutan “mirip jin penyabut nyawa”.

Dugaan pelecehan yang dilakukan Seno bermula di sebuah percakapan grup WhatsApp “Ini Lampung”. Dalam grub ini salah satu calon anggota DPD RI Amir Faizal Sanzaya, mengirim foto dirinya menggunakan penutup kepala kebanggaan masyarakat marga adat Sai Batin. Kemudian Seno Aji mengomentari foto tersebut, dan menyebut mirip jin pencabut nyawa.

Baca Juga:  Hari ini Wakil Gubernur Nunik Genap 36 Tahun

“Foto ini kenapa sudah ada tanduknya? Mirip jin pencabut nyawa,” tulis seno mengomentari foto faizal yang mengunakan penutup kepala kebanggan masyarakat Adat Sai Batin, Senin (9/7).

Komentar Seno Aji ini pun membuat sebagian anggota grub Whats App Ini Lampung pun geram, dan mereka membalas komentar tersebut. Salah satunya Jurnalis Senior lampung Herman Batin Mangkunegara. Menurut Herman dalam tulisannya mengatakan, penutup kepala yang digunakan oleh Faizal merupakan topi kebanggan masyarakat adat Sai Batin atau pesisir.

“Komentar mas seno yang baru saja di hapus ini pelecehan, menurut saya pelecehan terhadap budaya Lampung. Topi tersebut, topi kebanggan masyarakat Sai Batin atau Pesisir, topi para punggawa yang melambangkan “kekuatan” tanduk kambing liar yang hidup di pegunungan Lampung Barat. Kenapa jadi dibilang jin pencabut nyawa,” tulis Herman di dalam grub tersebut.

Baca Juga:  Merasa Terganggu, Begini Cara Keluar Grup WhatsApp Tanpa Ketahuan

Masih dalam komentar yang sama, herman menjelaskan, topi yang digunakan oleh Faizal ini sering digunakan para punggawa raja Edwarsyah Pernong dalam perosesi budaya. Ia pun sempat menulis tentang kebanggaan masyarakat Sai Batin terhadap topi tersebut.

“Topi seperti ini sering dipakai para punggawa raja Edwarsyah Pernong dalam prosesi budaya, kenapa dibilangi seperti jin pencabut nyawa oleh mas Seno?. Itu topi kebanggan masyarakat Sai Batin, sama seperti belangkon,” tulis Herman menjelaskan.

Salah satu aktivis Lampung Riki Tamba pun ikut mengomentari hal ini, ia bahkan menyebut seno tak paham Istiadat Etnik Lampung. “Weleh-weleh gak paham adat istiadat etik Lampung yak, bang,” tulis Riki Tamba.

Baca Juga:  Diganjar 12 Tahun Kurungan, Pemilik Sabu Tak Terima

Hingga berita ini diturunkan berbagai macam komentar masih terus berlanjut, menunggu pernyataan Seno Aji.(BW/SP)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top