Pendapat

Belajar Progresif dari Bumnag (BumDes) Tanjung Baringin

Nurdin Hamzah Hidayat (DOKPRI)

Oleh : Nurdin Hamzah Hidayat
Alumni ISPE-INDEF Sumatera Barat

DIRUPSI ekonomi saat ini ibarat seperti banjir yang deras dan menggenangi rumah, jika kita tidak tau dimana air akan dialirkan maka genangan itu akan terus menjadi masalah. Begitu pun dengan ekonomi kenagarian, dengan pembatasan aktifitas masyarakat seperti sekarang ini memaksa kita untuk mencari celah agar ekonomi desa tetap berjalan.

Dari Survei BPS (Badan Pusat Statistik) periode 2018-2020 tentang penambahan jumlah Nagari di Sumatera Barat sebanyak 803 Nagari, belum lagi penambahan dari hasil pemekaran. Setiap kenagarian harus memiliki Badan Usaha Milik Nagari (BUMNagari).

Bumnag adalah lembaga usaha nagari yang dikelola oleh masyarakat dan pemerintah nagari dalam upaya memperkuat perekonomian nagari dan dibentuk berdasarkan kebutuhan dan potensi nagari (Pusat Kajian Dinamika Sistem Pembangunan, 2007:4).

Baca Juga:  PDI Perjuangan: Lampung Terjadi Politik Uang Secara Terstruktur, Sistematis, Masif

Hal ini juga dilakukan oleh Pemerintah nagari Tanjung Baringin, Lubuk Sikaping, Pasaman. Sebagai kenagarian yang memiliki potensi lahan pertanian dan perikanan, BumNag Tanjung Baringin lebih memilih untuk melakukan pembudidayaan ikan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan perekonomian masyarakatnya.

BumNag Tanjung Baringin sendiri baru saja berjalan sekitar 3 bulan belakangan, tetapi mitra pembudidayaan ikan sudah menjamur disudut-sudut nagarinya.

Menurut Muhd. Ichsan Efriananda (Sekretaris Nagari) peran pemerintah dalam upaya peningkatan ekonomi kenagarian memang harus didukung oleh Bumnag yang dapat menstimulus gairah masyarakat untuk berdaya bersama dengan pemerintah nagari, terkhusus menghadirkan lapangan usaha dan kerja bagi pemuda di kenagarian.

Peran pemuda dalam tumbuh kembangnya Bumnag dilakukan dengan kegiatan/event yang dapat menyentuh kalangan milenial, pendampingan oleh dinas perikanan dan pariwisata.

Baca Juga:  Alternatif Peningkatan Pendapatan Petani Tepi Hutan Nagari Persiapan Lubuk Gadang Barat

Sehingga dua objek ini dapat berjalan seiringan, dengan mengedepankan pembinaan dari hulu hingga hilir, agar usaha perikanan ini dapat menghadirkan pasar dan menjadi sentral perikanan Pasaman, sehingga Bumnag bukan lembaga yang hanya sekedar menghabiskan anggaran dan sebagai lembaga formal di kenagarian, tetapi menjadi bagian dari kebutuhan masyarakat.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top