Pendidikan

Begini Penjelasan Disdikbud Bila Siswa Tidak Naik Kelas pada Asesmen Ditengah Jenjang  

Kepala Disdikbud Lampung Sulpakar/JO/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengubah Ujian Nasional menjadi Asesmen Kompetensi dan Survei Karakter di tahun 2021 mendatang.

Untuk jenjang Sekolah Dasar, asesmen kompetensi dilakukan pada kelas 4. Sementara jenjang SMP, SMA dan SMK di kelas dua.

Namun, bagaimana jika siswa tidak naik kelas ?

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Sulpakar, mengaku hal tersebut akan diatur lebih lanjut oleh pihak kementerian.

“Asesmen kompetensi dan survei karakter memberikan dampak positif kepada siswa dan guru bila dibandingkan dengan ujian nasional,” kata Sulpakar, Sabtu (14/12).

Lanjut dia, asesmen bakal mampu meningkatkan kreatifitas dan inovasi siswa dan guru. Tekanan terhadap siswa dan guru dalam upaya pencapaian prestasi nilai pun akan berkurang.

Baca Juga:  Pesta Sabu-sabu, Mantan Wakil Ketua DPRD Khairul Bakti Diciduk Polisi    

“Asesmen kompetensi dan survei karakter akan lebih fokus pada pengembangan motivasi siswa dalam mencapai prestasi,” jelasnya.

Asesmen yang dilakukan pada pertengahan jenjang memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperbaiki kemampuan diri.

Hal ini akan berbeda apabila asesmen dilakukan di akhir jenjang sekolah, dimana siswa yang kurang mampu tidak memiliki kesempatan memperbaiki diri lagi.(JO)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top