Iklan
Politik

Bawaslu Turunkan Paksa APK Capres dan Caleg di Kota Bandar Lampung

Penertiban APK di sejumlah wilayah Kota Bandar Lampung/AR/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Meski tidak ada aturan yang bisa membuat efek jera, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bandar Lampung, akan intens menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) capres-cawapres serta caleg yang terpasang diluar zona pemasangan.

“Kita akan terus menertibkan APK yang terpasang tidak sesuai zona, seperti di angkutan umum dan pohon sampai hari H,” kata Ketua Bawaslu Kota Bandar Lampung, Candrawansah, Kamis (6/12).

Penertiban APK dengan menurunkan paksa ini, kata dia, merupakan langkah terakhir untuk membuat efek jera bagi yang bersangkutan.

Karena, sebelum penertiban, pihaknya telah menjalankan beberapa mekanisme. Pertama, menginstruksikan Panwascam untuk menyurati partai sebagai upaya pencegehan.

Baca Juga:  Wahrul Ingin Perjuangkan Perda Bantuan Hukum Gratis

Kedua, menginstruksikan panwas untuk berkoordinasi dengan caleg terkait zona larangan pemasangan APK.

“Ketika kedua tahapan ini tidak digubris dan masih membandel memasang APK di zona terlarang, maka kita bersama Polisi Pamong Praja (Pol PP) langsung melakukan penertiban secara paksa,” ungkapnya.

Saat ini, pihaknya telah menurunkan sekitar 1883 APK dan disimpan di kantor panwascam setempat.

“Meski dilakukan penurunan secara paksa, tapi kita instruksikan Panwascam untuk berhati-hati saat menurunkan APK agar jangan sampai rusak,” ucapnya.

Oleh karena itu, bagi tim pemenangan atau relawan paslon capres-cawapres dan caleg yang ingin mengambil APK itu, bisa mendatangi kantor Panwascam setempat.

“Disaat pengambilan APK itu, kita kembali mengimbau agar pemasangan APK di zona atau tempat yang tidak dilarang,” ungkapnya.

Baca Juga:  Wali Kota Bandar Lampung Tak Penuhi Panggilan Bawaslu

Sebelumnya, Bawaslu Kota Bandar Lampung, juga telah menertibkan APK yang terpasang di angkutan kota (angkot) di beberapa terminal, diantaranya, Rajabasa, Panjang, Kemiling dan Pasar Bawah.(AR)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top