Iklan
Politik

Bawaslu Panggil Caleg Bermasalah, Pasang APK di Ambulans dan Taksi Online

Bawaslu Kota Bandar Lampung, menggelar sidang pemeriksaan dua calon anggota legislatif (caleg) yang diduga melanggar administrasi pemilu/JO/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Bawaslu Kota Bandar Lampung, menggelar sidang pemeriksaan dua calon anggota legislatif (caleg) yang diduga melanggar administrasi pemilu.

Sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran administrasi pemilu oleh caleg Yusirwan dan M Khadafi berlangsung di Ruang Gakkumdu Bawaslu Bandar Lampung, Selasa (19/2).

Bawaslu mencatat, dugaan pelanggaran administrasi atas Yusirwan merupakan temuan panitia pengawas pemilu atau Panwaslu Kecamatan Rajabasa, tertanggal 31 Januari 2019.

Yusirwan sendiri yang merupakan caleg DPR RI daerah Lampung dari Partai Amanat Nasional dapil satu menggelar pertemuan pada akhir januari 2019 di Rajabasa pemuka dan dikuti 50 peserta kampanye.

Baca Juga:  Kembali Kepung Kantor Gakkumdu, Rakyat Lampung Sebut Arinal Tukang Adu Domba

Kegiatan Yusirwan memiliki izin surat tanda terima pemberitahuan kampanye atau STTP, namun pada akhir kegiatan, Panwaslu Rajabasa menemukan mobil ambulans dengan stiker citra partai politik dan calon anggota legislatif terparkir di lokasi kampanye.

Sidang pendahuluan yang dipimpin oleh Ketua Majelis Pemeriksa Candrawansah dan anggota Majelis Gistiawan bersama Yusni Ilham tidak dihadiri pihak Yusirwan.

Sementara pada sidang terpisah, caleg DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa dapil satu M Khadafi, diduga melanggar administrasi pemilu berdasarkan temuan Panwaslu Kecamatan Kedaton.

Petugas Panwaslu Kedaton mendapatkan laporan dari masyarakat terkait pemasangan stiker caleg M Khadafi yang ditempel pada transportasi online.

Bawaslu Bandar Lampung mencatat, sebanyak 29 unit mobil grab car terpasang stiker citra partai politik dan citra diri M Khadafi. Sidang pendahuluan dugaan pelanggaran administrasi pemilu ini hanya dihadiri oleh kuasa hukum M Khadafi.

Baca Juga:  Jutaan Pemudik Akan Lewati Lampung

Ketua Bawaslu Bandar Lampung Candrawansah, mengatakan, pada sidang pendahuluan dugaan pelanggaran administrasi pemilu hari ini, Bawaslu memutuskan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh kedua caleg Yusirwan dan M Khadafi secara administrasi terbukti karena menggunakan moda transportasi publik dan ambulans sebagai alat untuk berkampanye.

“Bawaslu bandarlampung kemudian mengagendakan sidang kedua atau sidang pembuktian untuk kedua caleg disebut pada hari Rabu dan Kamis,” kata Candrawansah.(JO)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top