Uncategorized

Bawaslu Mulai Tangani Pelanggaran Kampanye Berkedok Pengajian

Pembagiaan kalender milik salah satu pasangan calon, dalam acara pengajian akbar/Ist

BANDARLAMPUNG – Memasuki pekan kedua masa kampanye yang dimulai pada 15 Februari 2018 lalu, Badan pengawas pemilu (Bawaslu) dan jajarannya sudah menangani lima dugaan pelanggaran pemilu.

Kelima pelanggaran ini terindikasi pelanggaran untuk calon gubernur nomor urut 2 dan 4.

Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah, mengatakan mereka masih mengkaji laporan dan temuan pelanggaran tersebut.

Adapun lima dugaan pelanggaran yang ditangani yakni adanya gudang beras di Pringsewu (tidak ada tanda APK atau stiker calon), temuan beras dan kalender paslon nomor 4 (Arinal-Chusnunia) di Pesawaran, ketiga dugaan kampanye di tempat ibadah pengajian Rachmat Hidayat (Herman-Sutono) di Metro, dimana paslon melibatkan camat dalam kegiatan kampanye dalam pengajian Mamah Dedeh.

Baca Juga:  Wali Kota Herman HN Beri Bantuan 25 Juta Bagi Ahli Waris Petugas KPPS yang Meninggal

Dan terakhir Camat hadir di salah satu acara paslon nomor 4.

Mengenai adanya dugaan bagi-bagi susu di Kabupaten Lampung Tengah, Khoir mengatakan mereka masih mengaji lebih jauh.

“Terkait hal itu masih sumir apakah dibagi sebelum atau sesudah penetapan. Saya sudah perintah panwas setempat untuk ditelusuri,” kata Khoir.

Dalam melakukan penanganan pelanggaran, kata Khoir mereka melihat perkara secara objektif. Demikian pula dalam kasus temuan susu di Lampung tengah yang ia sebut masih sumir.
“Sumir dalam artian belum jelas siapa yang membagikan,” kata dia.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top