Iklan
Politik

Bawaslu Bersama Polisi Pamong Praja Tertibkan APK

Ist

BANDARLAMPUNG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung,  dibantu dengan satuan pengaman polisi pamong praja (Satpol PP) sudah menurunkan Alat Peraga Kampanye (APK)  yang diindikasi melanggar aturan.

Komisioner Bawaslu Lampung Iskardo P. Panggang, mengatakan bahwa seluruh APK yang melanggar aturan dijadikan temuan pelangaran administrasi oleh bawaslu, dan sudah dilaporkan kepada KPU.

“Di Bandarlampung baik APK pilgub maupun pileg kita sudah inventarisir keseluruhan. Dibeberapa titik kita jadikan sebagai temuan pelangaran administrasi oleh Bawaslu,” kata Iskardo, Rabu (14/3).

Menurutnya, Untuk APK pilgub sesuai dengan kesepakatan bersama dengan KPU. APK hanya boleh dipasang di tempat kampanye, kemudian di posko, dan kantor partai pengusung. Diluar tersebut tidak diperbolehkan, meskipun setiap paslon boleh mencetak  150 persen dari APK yang di cetak KPU.

Baca Juga:  Dugaan Beras Milik Paslon Cagub, Bawaslu Ancam Dengan Pasal 73

“APK Pilgub hanya boleh dipasang diposko pemenangan, setiap desa, kecamatan, dan kabupaten masing-masing satu APK,” katanya.

Hari ini, Panwas Kota Bandarlampung bersama dengan Satpol PP setempat, sudah melakukan pencopotan seluruh APK yang melanggar aturan kampanye.

“Di Bandarlampung sendiri, seluruh APK milik paslon cagub dan cawagub yang melangar aturan sudah kita dicopot,” katanya.

Untuk kampanye pileg, calon legislatif tidak boleh mempromosikan diri dengan memasang baleho gambar calon ditempat umum. Mereka hanya boleh mensosialisasikan dirinya di internal partai.

“Selain APK Pilgub, beberapa titik APK milik caleg juga dicopot petugas. Dalam undang-undang disebutkan setiap caleg tidak boleh untuk melakukan citra diri, dengan memesang baliho gambar dirinya di tempat umum, sanksinya ,” katanya.

Baca Juga:  Surat Suara Molor Dari Jadwal, KPU Lampung Diminta Jemput Bola

Sementara itu, Cik Raden, Kasat Pol PP Kota Bandarlampung, mengatakan, saat ini anggotanya bersama dengan Panwas Bandarlampung sedang melakukan pencopotan APK melanggar aturan.

“Sebanyak 14 titik pemasangan APK yang melanggar aturan sudah Kita turunkan. Bahkan baliho milik ketua DPC PDIP Bandarlampung Wiyadi,  di Lungsir depan Masjid Alfurqon juga kita turunkan,” katanya.(AR)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top