Politik

Bawaslu Awasi Logistik KPU Pasca Pilkada 2018

Komisioner Bawaslu Lampung, Adek Asyari/Suluh

BANDARLAMPUNG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Lampung, akan mengawasi logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung, pasca pelaksaan pilkada serentak pada 27 Juni 2018.

Komisioner Bawaslu Lampung, Ade Asyari mengatakan, bahwa hal itu sudah berdasarkan pasal 28 ayat 1 huruf a angka 6 pada Undang Undang No 10 tahun 2016, tentang perubahan kedua atas Undang Undang No 1 tahun 2015, tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang nomor 1 tahun 2014 tentang pemilihan Gubernur Bupati Dan Walikota menjadi undang-undang.

“Dimana dalam aturan tersebut menjelaskan tugas dan wewenang Bawaslu Provinsi adalah mengawasi pengadaan logistik pemilihan dan pendistribusiannya,” kata Ade, Selasa (16/1).

Terkait itu, mantan Ketua Panwaslu Kota Bandarlampung tersebut menegaskan, KPU Provinsi harus melakukan logistik ini sesuai sesuai standar.

Baca Juga:  Bawaslu Petakan Pilkada Serentak 2018

Dimana berdasarkan PKPU No 9 tahun 2017 tentang norma, standart, kebutuhan pengadaan dan pendistribusian perlengkapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur,  Bupati dan Wakil Bupati/Walikota atau Wakil Walikota.

“Pasal 3 PKPU No 9 tahun 2017 tersebut mengatur prinsip-prinsip yang harus di patuhi oleh KPU Provinsi dalam penyediaan perlengkapan pemilihan, yaitu tepat jumlah, tepat jenis, tepat sasaran, tepat waktu, tepat kualitas dan efisien,” tambahnya.

Mengingat tahapan pencocokan dan penelitian  (Coklit) oleh  Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang akan di lakukan serentak mulai tanggal 20 Januari.

Pasalnya, berdasarkan laporan dari panwas kabuten/kota masih ada formulir-formulir yang telah di kirim tapi masih kurang.

“Seperti di KPU Way Kanan, yang masih kekurangan formulir A.A.1 dan A.A.2,” jelasnya.

Baca Juga:  Esti Nur Fathonah Bantah Tudingan Budiono Soal Jual Beli Kursi Komisioner

Sehingga, kekurangan yang ada di Waykanan tersebut agar dapat menjadi perhatian KPU provinsi Lampung. “Artinya tidak mengganggu tahapan coklit serentak dan perlu juga menjadi perhatian dan memegang prinsip tepat waktu,  kualitas, dan efisiensi,” tandasnya.(AR)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top