Modus

Bawa Ganja 19 Kilo, Kernet Bus ALS Lolos Penjara Seumur Hidup

Pelaku narkoba/Ilustrasi

BANDAR LAMPUNG – Sahrul Arif Pulungan, pemuda 31 tahun ini hanya bisa tertunduk lesu dihadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjung Karang, saat mendengarkan pembacaan putusan atas perkara narkotika jenis tanaman yang ia lakukan, dengan barang bukti ganja sebanyak 19 kilogram.

“Menyatakan bersalah melanggar pasal 111 ayat 2, junto pasal 132 ayat 1, UU No 35 Tahun 2009, tentang narkotika,” kata Hakim Ketua Hamsy, dalam persidangan kemarin.

Warga Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, yang juga kernet Bus ALS ini pun, divonis oleh hakim untuk menjalani hukuman penjara selama 17 tahun dan diwajibkan untuk membayar denda sebesar Rp1 miliar, dengan ketentuan apabila tak sanggup membayar maka akan digantikan dengan kurungan badan yang selama 6 bulan.

Baca Juga:  Marak Soal Pelaporan Wartawan ke Polisi, Jadi Bentuk Ancaman Kebebasan Pers

Diketahui vonis dari majelis hakim ini jauh lebih ringan dari tuntutan jaksa yang dibacakan pada sidang sebelumnya, yang menuntut terdakwa sahrul arif pulungan untuk menjalani hukunan pidana penjara selama seumur hidup.

Dalam dakwaannya, pria lulusan SMP ini tertangkap saat sedang menjalani pekerjaannya sebagai kernet bus yang juga sedang membawa ganja seberat 19 kilogram yang ia ambil di sebuah kebun di Sumatera Utara, untuk diserahkannya kepada seseorang yang telah memesan di Provinsi Lampung.(TN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top