Modus

Bawa Batubara Illegal Sopir Truk Batubara Didakwa 10 tahun

Terdakwa sopir truk yang membawa batubara illegal/TN/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Warga Ogan Ilir Sumatera Selatan, berinisial JL, menjalani sidang perdananya di Pengadilan Negeri Tanjung Karang, Jumat (1/11), dengan agenda sidang yakni pembacaan surat dakwaan oleh jaksa atas perkara pelanggaran Undang Undang Mineral dan Batubara.

Pria yang bekerja sebagai sopir angkutan batubara tersebut, didakwa oleh jaksa telah turut serta dalam membawa muatan batubara illegal, yang penambangannya sendiri tidak terdapat izin resmi dari pemerintah.

Dalam sidang perdana kali ini, jaksa pun akhirnya menjerat terdakwa  dengan mengenakan pasal 161 UU Nomor 4 Tahun 2009, tentang pertambangan mineral dan batubara.

Dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama selama 10 tahun dan dengan denda paling banyak sebesar Rp10 miliar.

Baca Juga:  Tambang Ilegal 3 Warga Lamsel Dibui 16 Bulan

Dalam dakwaannya, terdakwa beserta rekannya menerima tawaran untuk memuat batubara dari Muara Enim menuju Tangerang, dengan janji upah sebesar Rp300 per kilogramnya.

Serta uang jalan sebesar Rp5 juta dengan hanya bermodal surat jalan dari PT Suasana Bangkit Raya.

Namun, saat sampai di pintu Pelabuhan Penyebrangan Bakauheni, terdakwa dan rekannya digeledah oleh pihak kepolisian dan menyita surat jalan yang tertera nama PT Suasana Bangkit Raya.

Petugas yang menggeledah pun mencari informasi terkait PT yang tertera di surat jalan tersebut dan mendapati nama dan lokasi tempat penambangan tidak sesuai dengan apa yang tertera dan segera mengamankannya.

Sidang lanjutan dari perkara ini akan digelar kembali pada pekan depan, dengan agenda sidang yaitu  mendengarkan keterangan saksi.(TN)

Baca Juga:  17 Tersangka Kematian Aga Masih Ikut Perkuliahan
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top