Peristiwa

Basarnas Evakuasi Jenazah Penyelam Lewat Jalur Udara

Evakuasi jenazah penyelam yang diduga WNA asal Tiongkok, dari Kabupaten Pesisir Barat/AGS

PESISIR BARAT  – Jenazah yang ditemukan dua orang nelayan asal Pekon Kota Jawa, Kecamatan Bengkunat, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung, akhirnya di evakuasi oleh Basarnas, Senin (11/11), sekitar pukul 16.00 WIB.

Jasad yang diduga WNA asal Tiongkok yang hilang saat melakukan penyelaman di Pulau Sangiang, Provinsi Banten pada 3 Oktober 2019 silam tersebut, dievakuasi Basarnas melalui jalur udara, dengan mengunakan Helikopter jenis AW 139.

Diketahui, jenazah tersebut akan di bawa ke Kota Bandar Lampung dan selanjutnya menuju ke RS Bhayangkara Polri, Jakarta, untuk di Identifikasi.

Sebelumnya, sesosok mayat ditemukan di laut, wilayah perairan Bulu Babi, sekitar 8 mil dari Pantai Pelabuhan Bengkunat, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, Senin (11/11).

Baca Juga:  Kaca Pintu Masuk DPRD Lampung Pecah, Imbas Unjuk Rasa PMII

Jenazah yang belum diketahui identitasnya ini, ditemukan oleh dua orang nelayan setempat, yaitu Cik Liang dan M. Munawar pada Senin pagi, sekitar pukul 06.15 WIB.

Mayat yang ditemukan ditemukan oleh nelayan ini, di duga satu dari tiga penyelam yang hilang di Pulau Sangiang, Provinsi Banten, pada Minggu (3/11) kemarin.

Diketahui, mayat yang ditemukan dalam keadaan mengapung tersebut masih memakai  perlengkapan alat selam yg masih menempel di tubuh korban.

Dihubungi melalui telepon, Cik Liang membenarkan bahwa dirinya beserta rekan telah menemukan seorang mayat, tepatnya di wilayah Bulu Babi,  8 mil dari Pelabuhan Pantai Bengkunat.

“Saya meyakini sekali bahwa mayat yang saya temui merupakan salah satu penyelam yang telah hilang di Banten, karena kondisi jenazah masih memakai perlengkapan penyelam. Dan di tangan korban masih memakai jam tangan anti air, dengan ciri-ciri kepala gundul, ” ujar Cik Liang.

Baca Juga:  Penyidik Polda Lampung Belum Memanggil Oknum Dosen UIN Raden Intan

Menurut Cik Liang, jenazah yang ditemukan di Perairan Pesisir Barat, Provinsi Lampung, kini telah di evaluasi  memakai  ambulance dan berada di depan kantor Kecamatan Ngaras, Kabupaten Pesisir Barat untuk menunggu tidak lanjut seterusnya.(AGS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top