Ekonomi

Bapenda Lampung Targetkan 800 Miliar PAD Dari BBNKB  

Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB)/Ilustrasi

BANDAR LAMPUNG – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung, pesimis dapat memenuhi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) yang mencapai Rp800 miliar.

Sekretaris Bapenda Provinsi Lampung A. Rozali, mengatakan, pada triwulan kedua, PAD sektor BBNKB baru mencapai 40 persen yaitu senilai Rp300 miliar. Menurut Rozali, target tersebut sulit dicapai mengingat geliat ekonomi masyarakat Lampung yang sedang menurun.

Menurutnya, saat ini pada semester pertama BBNKB baru mencapai 40 persen artinya masih sekitar Rp300 miliar, ini sulit untuk dicapai, mengingat geliat ekonomi masyarakat Lampung sedang menurun.

Baca Juga:  Ini Harga Tarif Tol Dari Gerbang Bakauheni

“Untuk BBNKB ini targetnya terlalu tinggi, tidak seduai dengan kondisi ekonomi masyarakat saat ini dimana harga komoditas sedang turun. Ini aja tertolong dengan banyaknya masyarakat yang beli kendaraan karena ada biaya ganti rugi pembebasan jalan tol, makanya indikasi jual beli kendaraan tertinggi adalah daerah yang mendapat ganti rugi tersebut,” jelas Rozali.

Sementara untuk PAD dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) pada triwulan kedua telah mencapai 50% dari targetnya sebesar Rp 600an miliar. Namun menurut Rozali, pihaknya optimis dapat mencapai target PKB tersebut.

“Kami akan lebih meningkatkan lagi pelayanan, tidak mempersulit, sehingga masyarakat tidak malas untuk membayar pajak,” ungkapnya.

Sedangkan untuk target PAD sebesar Rp 2,5 T, pada semester kedua ini telah mencapai lebih dari Rp 1 T. Menurut Rozali, Bapenda masih terus berusaha untuk dapat mencapai target PAD tahun 2018 ini.

Baca Juga:  Koalisi Pendukung Parbowo-Sandiaga Target 70 Persen Suara di Lampung

Saat disinggung terkait pelaksanaan pemutihan PKB dan BBNKB, Rozali mengatakan wacana untuk pemutihan memang ada, namun pihaknya belum dapat memastikan waktu pelaksanaannya.(LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top