Modus

BAP Milik Sonny Zainhard Utama & Mursalin Sidik Ulang

Sonny Zainhard Utama/Suluh/TIN

BANDAR LAMPUNG – Hakim anggota Abdul Gani, meminta kepada jaksa untuk menyidik ulang BAP milik Sonny Zainhard Utama dan Mursalin, lantaran keterangan kedua saksi yang jauh berbeda.

Permintaan itu diutarakan seusai kesaksian yang diberikan oleh Sonny Zainhard Utama dihadapan majelis hakim dalam sidang lanjutan perkara tindak pidana korupsi pembangunan gedung lantai 2 dan 3 RSUD Pesawaran, yang digelar persidangannya di ruang Bagir Manan, Pengadilan Negeri Tipikor Tanjung Karang, Kamis (19/3).

Dalam sidang lanjutannya kali ini, Mursalin dan Sonny Zainhard Utama didudukan bersama di hadapan majelis hakim, namun keduanya dimintai keterangan secara bergantian, dengan maksud mengkonfrontir keterangan keduanya lantaran saling berbeda antara satu dengan yang lain.

Mursalin terlebih dahulu dimintai keterangannya terkait paket proyek jasa konsultasi yang dibeli oleh terdakwa Juli dari dirinya selaku rekanan, dengan pemberian mahar fee sebesar Rp300 juta.

“Uang yang diberikan terdakwa Juli sebesar Rp300 juta kan diberikan ke anda, lalu uang itu dikemanakan? apakah dipakai untuk pribadi, atau anda setorkan?” tanya hakim ketua Syamsudin kepada Mursalin.

“Yang mulia, setelah dikasih uang itu dari pak Juli ya saya berikan langsung seluruhnya ke bapak Sonny, kan saya cuma dimintai tolong, disuruh carikan orang yang bisa mengerjakan proyek ini,” jawab Mursalin.

Baca Juga:  Pelaku Pemburu Beruang Madu Diamankan Aparat

Hakim pun mempertanyakan kapasitas Sonny Zainhard Utama, yang tidak masuk dalam susunan panitia, namun dapat memberikan wewenang terhadap Mursalin untuk mencari rekanan.

“Memangnya kapasitas Sonny itu apa sih, kan bukan orang dinas, kok bisa dapat proyek juga, dia juga kan bukan orang Dinas Kesehatan yang tidak ada urusannya sama proyek rumah sakit ini, kok bisa suruh anda cari orang buat mengerjakan proyek ini?” lanjut hakim ketua.

“Saya tidak tahu yang mulia Bapak Sonny dapat dari mana, yang saya tau ya dia dekat sama orang dinas, karena dia orang dekat Pak Bupati. Waktu itu saya pernah bertemu di rumah makan dengan Pak Sonny, Pak Raden, Pak Toufiq, dan Pak Kadis Kesehatan, disitu saya kenal Pak Sonny,” tandas saksi Mursalin.

Sementara, seusai saksi Mursalin memberikan keterangannya di hadapan majelis hakim, Sonny Zainhard Utama pun ditanyai terkait keterangan yang diberikan oleh Mursalin.

“Saksi Sonny, coba tolong anda jelaskan uang yang anda terima dari Mursalin terkait proyek itu, larinya kemana?,” tanya hakim anggota Abdul Gani kepada Sonny Zainhard Utama.

Baca Juga:  Kakam & Bendahara Sidokerto Kompak Korupsi

“Saya tidak pernah merasa menerima uang dari pak Mursalin yang mulia, hanya dulu saya memang pernah pinjam uang dari Pak Mursalin sebanyak Rp70 juta, dan itu sudah saya kembalikan ke Pak Mursalin” sahut Sonny.

Hakim lalu mempertanyakan terkait kedekatannya kepada orang Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran, terutama dengan hal yang terkait koordinasi panitia lelang terhadap dirinya.

“Oke kalau begitu, lalu anda memang sering bertemu ya dengan orang – orang Dinas Kesehatan koordinasi bahas masalah proyek? terus untuk apa?,” tanya hakim anggota.

“Iya yang mulya, kami memang sering ngobrol ngopi di cafe, mereka kan sering ada masalah di proyek, mungkin mau menyampaikan ke bapak bupati mereka segan, jadi difikir karena saya dekat dengan Pak Dendi, jadi mungkin dianggap saya bisa menyampaikannya langsung keluhan mereka” jawab Sonny.

Sonny Zainhard Utama beralasan bahwa proyek yang dibeli terdakwa Juli dari Mursalin tersebut bukan jatah proyek yang ia dapat seperti kabar yang beredar, dirinya berucap bahwa permintaan untuk mencari rekakan kepada Mursalin, lantaran niatnya yang ingin membantu Dinas Kesehatan untuk mencarikan orang yang dapat segera menyelesaikan proyek pengadaan gedung RSUD tersebut.

Baca Juga:  Suap Proyek SPAM, KPK Tahan Anggota BPK RI & Komisaris Utama PT MD

“Waktu itu kan saya hanya meminta tolong kepada pak Mursalin untuk cari orang yang bisa kerjakan proyek konsultasi yang sesuai syarat, saya hanya ingin bantu carikan orang,” tegas Sonny Zainhard Utama.

Mendengar kesaksian yang berbeda antara Mursalin dan Sonny Zainhard Utama, hakim pun menyoalnya kepada jaksa, dan meminta agar BAP keduanya untuk di sidik ulang.

“Ini dua-duanya berbeda keterangan, saya minta kepada penuntut umum, agar bap keduanya di sidik ulang ya,” ucap hakim anggota Abdul Gani.(TIN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top