Iklan
Modus

Banyak Nama Muncul di Kasus Korupsi Lampung Selatan, Aparatur Hukum Didesak Bertindak

Mantan Bupati Kabupaten Lampung Selatan, Zainudin Hasan, akhirnya menjalani sidang perdananya di Pengadilan Negeri Kelas 1 A Tanjung Karang Bandar Lampung/TN/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Akademisi Unila Yusdianto, mendesak aparatur hukum untuk menindaklanjuti nama-nama yang disebut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan indikasi telah menyetorkan sejumlah uang untuk mendapat proyek dari Dinas PUPR Lampung Selatan (Lamsel) TA 2018.

Nama-nama tersebut, diantaranya, Ketua DPC Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bandar Lampung, Wahyu Lesmono, Iskandar, Rusman Efendi, Boby Zulhaidar, Ardy, Bastian Akhmad, dan Yudi Siswanto.

“Nama-Nama itu harus segera ditindaklanjuti agar permasalahan ini menjadi terang benderang,” kata Yusdianto, Senin (17/12).

Siapapun oknum yang diindikasi terlibat dalam permasalahan ini, kata Yusdianto, maka harus dipanggil untuk dimintai keterangan dan pertanggungjawabannya tanpa tebang pilih. Selain itu, jika ada oknum yang menerima aliran dana itu, maka harus segera mengembalikannya dan proses hukum tetap berjalan.

Baca Juga:  Pembangunan Markas Polda Lampung Dimulai

“Dengan begitu, peristiwa ini dapat menjerat siapa saja pihak yang terlibat dalam kasus ini,” ungkapnya.

Dilain sisi, ia menilai menjadi hal yang sangat memalukan, jika seorang Wahyu Lesmono sebagai Ketua DPD PAN Kota Bandar Lampung sekaligus anggota DPRD setempat diindikasi terlibat dalam permasalahan ini.

“Menjadi cukup memalukan jika ada pimpinan partai dan anggota dewan yang terlibat,” ujarnya.

Untuk diketahui, dalam surat dakwaan JPU KPK menyebutkan keterlibatan ketua DPC PAN Kota Bandar Lampung, sekaligus anggota DPRD Kota Bandar Lampung, Wahyu Lesmono, yang memberikan uang sebesar Rp750 juta ke Anjar Asmara, di parkiran DPC PAN Kota Bandar Lampung pada April – Mei 2018.

Baca Juga:  Polres Pesawaran Diminta Terapkan Pola Hidup Sederhana

Adapun paket-paket pekerjaan pada Dinas PUPR TA 2018 yang telah diplotting untuk Wahyu Lesmono sebesar Rp7.500.000.000,00 (tujuh miliar lima ratus juta rupiah) sudah dilelang dan dimenangkannya, diantaranya :

  1. Peningkatan Jalan Dusun Jepang – Talang Sawo, Natar, nilai pagu Rp530.000.000,00 (lima ratus tiga puluh juta rupiah).
  2. Peningkatan Jalan Banjar Sari – Tanjung Sari, Natar, nilai pagu Rp710.000.000,00 (tujuh ratus sepuluh juta rupiah).
  3. Peningkatan Jalan Rambutan, Natar, nilai pagu Rp450.000.000,00 (empat ratus lima puluh juta rupiah).
  4. Peningkatan Jalan Sidodadi – Tejomartani, Natar, nilai pagu Rp720.700.000,00 (tujuh ratus dua puluh juta tujuh ratus ribu rupiah).
  5. Peningkatan Jalan Tangkit Batu – Mujimulyo, Natar, nilai pagu Rp867.000.000,00 (delapan ratus enam puluh tujuh juta rupiah).
  6. Peningkatan Jalan Mandah – Branti Raya, Natar, nilai pagu Rp1.380.000.000,00 (satu miliar tiga ratus delapan puluh juta rupiah).
  7. Peningkatan Jalan Desa Bandar Rejo, Natar, nilai pagu Rp770.000.000,00 (tujuh ratus tujuh puluh juta rupiah).
  8. Peningkatan Jalan Wonosari – Way Sari, Natar, nilai pagu Rp1.273.230.000,00 (satu miliar dua ratus tujuh puluh tiga juta dua ratus tiga puluh ribu rupiah).
  9. Peningkatan Jalan Purwosari – Purbo Sembodo (Batas Lampung Timur), Natar, nilai pagu Rp870.000.000,00 (delapan ratus tujuh puluh juta rupiah).(JO)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top