Iklan
Daerah

Banyak Jalan Menjadi Rusak, Bupati Lampung Selatan Tuntut Pengembang JTTS

Kondisi jalan rusak di Kabupaten Lampung Selatan, imbas dari aktivitas kendaraan proyek JTTS/Ilustrasi

KALIANDA – Bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan, menuntut pertanggungjawaban pengembang Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) atas banyaknya kerusakan jalan akibat aktivitas kendaraan proyek. Dalam waktu dekat, pihaknya akan memanggil pengembang JTSS.

“Kami akan memanggil para pengembang, agar bertanggung jawab,” tegasnya, Rabu (25/7).

Ia menuturkan, akibat lalu lalang kendaraan proyek banyak ruas jalan di Lamsel yang rusak parah. Sehingga menyebabkan tersedatnya lalu lintas dan merugikan masyarakat sekitar.

“Banyak ruas jalan lingkungan di Lampung Selatan rusak akibat dilalui kendaraan truk besar proyek nasional tersebut. Contohnya di Merbau Mataram dalam waktu dua menit lewat satu truk besar muatan pasir proyek tol,” kata dia.

Baca Juga:  Plt Bupati Lamsel Terpesona Melodi Gamelan Siswa SDN 1 Kertosari

Zainudin menegaskan, pihaknya tak segan-segan untuk menghadap Menteri PUPR bila tak ada respon yang baik dari pengembang.

“Bila perlu kita surati presiden untuk permasalahan ini,” ujarnya.

Sebagai informasi, pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Ruas I Bakauheni-Sidomulyo, Lampung Selatan, sepanjang 39,4 km digarap oleh PT Pembangunan Perumahan. Hingga minggu pertama April 2018, progresnya sudah 77,7 persen.

Sedangkan Ruas II Sidomulyo-Kota Baru sepanjang 40,6 km, pekerjaan konstruksinya digarap oleh PT Waskita Karya. Hingga April 2018 progresnya telah mencapai 75,5 persen.

Saat mudik dan balik Lebaran 2018 lalu, panjang ruas Tol Trans Sumatera yang dibuka fungsional mencapai 119 kilometer. Ruas itu meliputi Bakauheni-Terbanggi Besar Paket 1 SS Bakauheni-SS Sidomulyo sepanjang 30,5 kilometer, dan Paket 2 SS Sidomulyo-SS Lematang sepanjang 35,6 kilometer.

Baca Juga:  Kantor WFS dan Rekan Dampingi Gapoktan Sumber Rejo

Kemudian, Paket 3 Branti-Metro sepanjang 12,5 kilometer dan Paket 4 Gunung Sugih-Terbanggi Besar sepanjang 9,84 kilometer. Dua ruas lainnya di jalan tol ini sebelumnya telah diresmikan Presiden Joko Widodo awal tahun ini yaitu Paket 1 Pelabuhan Bakauheni-SS Bakauheni sepanjang 8,9 kilometer dan Paket 2 SS Lematang-SS Kotabaru.(LS/FS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top