Modus

Bank Mandiri Bungkam Perihal Dugaan Gratifikasi KPU Lampung

Kantor Bank Mandiri Lampung/Net

BANDAR LAMPUNG – Pimpinan salah satu lembaga perbankan milik BUMN, Bank Mandiri, terkesan menghindar saat ditemui awak media untuk mengkonfirmasi adanya dugaan gratifikasi mobil yang diberikan oleh pihak Bank Mandiri kepada KPU Lampung.

Hal itu berkaitan dengan bonus dari pengalihan tabungan dari Bank Pembangunan Lampung, untuk penyelenggaraan pilkada beberapa waktu lalu senilai Rp 267,9 miliar.

Sikap menghindar itu diketahui saat tim media untuk kedua kalinya mencoba menemui pimpinan Bank Mandiri Lampung, di Jalan Laksmana Malahayati, Teluk Betung, Bandar Lampung, Selasa (28/8).

Salah satu staff di ruang sekretaris kantor bank tersebut, mengaku bahwa pimpinannya sedang tidak bisa ditemui dengan alasan sedang ada tamu kemudian dilanjutkan dengan rapat.

Baca Juga:  Berawal Dari WC, Pria Ini Curi Kontak Infaq di Masjid

Hal yang sama juga disampaikan oleh salah satu staff Bank Mandiri lampung Adil Arianto, yang belakangan diketahui menjabat sebagai sales and marketing card officer. Dirinya mengatakan, pihaknya tidak bisa memberikan komentar apapun kepada media terkait dugaan gratifikasi yang melibatkan mereka karena itu kewenangan pusat.

Bahkan Adil Arianto meminta media untuk membuat surat terlebih dahulu untuk bisa bertemu dengan pimpinannya dan setelah itu diminta menunggu persetujuan surat tersebut hingga batas waktu yang tidak bisa ditentukan.(LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top