Daerah

Sejak 1993, Banjir di Dusun Bandar Harapan Jadi Yang Terburuk

Air yang mencapai ketinggian di atas dada orang dewasa, di Dusun Bandar Harapan, Terbanggi Besar, Lampung Tengah/Ist

LAMPUNGTENGAH – Warga Lampung Tengah (Lamteng) saat ini seolah hidup dalam ketakutan akan datangnya banjir susulan. Sebab hingga sore tadi hingga malam, hujan terus menghampiri kabupaten berjuluk Beguwai Jejamo Wawai.

Lutfi salah satu warga Dusun VI Bandar Harapan menyampaikan, bahwa warga setempat dalam keadaan siaga pasca banjir yang menimpa Lampung Tengah, tepatnya di Dusun VI Bandar Harapan, Kelurahan Terbanggi Besar.

Sebab, meskipun banjir yang merendam puluhan rumah warga sempat surut, namun warga sekitar tetap berjaga-jaga dan khawatir adanya banjir susulan yang disebabkan hujan turun.

Baca Juga:  Tim KPH Amankan 6 Pelaku Illegal Logging di Register 28 dan 21

Selain itu, banjir tahun ini merupakan yang terbesar sejak tahun 1993 lalu. Kendati daerah ini berada dalam langganan banjir, tetapi pada tahun sebelumnya banjir tidak masuk hingga kedalam rumah.

“Banjir kali ini terparah, dulu airnya nggak nyampe rumah, sekarang di dalam rumah juga ada yang setinggi dada orang dewasa,” kata dia, Selasa (27/2).

Oleh karena itu, ia bersama warga setempat akan terus bersiaga untuk mengantisipasi datangnya banjir susulan pasca diguyur hujan sejak sore tadi.

“Air surut tadi pagi, nah ini dari sore hujan lagi. Kami takut ada banjir susulan,” ungkapnya.

Dilain sisi, warga berharap pemerintah Kabupaten Lamteng dapat memerhatikan dan membantu penduduk yang tertimpa bencana alam seperti banjir.

Baca Juga:  Mobil Berisikan Satu Keluarga Ini Terbakar di Flyover Juanda

Karena, banjir ini mengakibatkan sebagian besar barang elektronik rusak dan mengakibatkan warga dihantui datangnya banjir susulan.

“Kami berharap pemerintah bisa membantu warganya dan memikirkan solusi agar banjir seperti ini tidak terulang lagi,” harapnya.(RM)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top