Daerah

Banjir di Kalianda, Puluhan Rumah Rusak

Hujan deras yang melanda Kabupaten Lampung Selatan sejak Selasa petang hingga Rabu (4/4) dini hari menyebabkan banjir di Kalianda/AS

LAMPUNG SELATAN – Hujan deras yang melanda Kabupaten Lampung Selatan sejak Selasa (3/4/2018) petang hingga Rabu (4/4) dini hari menyebabkan banjir di Kalianda.

Berdasarkan pantauan di lapangan, selain merendam sejumlah rumah, debit air yang tinggi menyababkan sejumlah fasilitas umum rusak seperti gorong-gorong, trotoar dan aspal mengelupas serta jembatan nyaris amblas.

Tepatnya jembatan arah masuk Terminal Pasar Inpres Kalianda, tepat di pintu masuk Gang Patriot Kelurahan Kalianda, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan.

Selain itu, di lokasi sekitar jembatan, satu ruko terancam roboh karena tepat di samping jembatan yang nyaris amblas.

Sehingga jalur dari arah kelurahan Kalianda hendak menuju Lapangan radem intan dan sebaliknya ditutup sementara guna menghindari hal yang tidak diinginkan.

Baca Juga:  Pelabuhan Bakauheni Alami Penumpukan Kendaraan

Menurut keterangan pemilik ruko mengatakan setelah shalat shubuh jalan jembatan sengaja ditutup oleh warga karena khawatir amblas dan memakan korban jiwa.

“Sekitar pukul  4.00 WIB kendaraan masih bisa melintas baik motor maupin mobil, namun setelah pukul 5.00 WIB Ba’da Shubuh jalan sudah tidak bisa dilalui,” ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruangan PUPR Anjar Asmara, mengaku, sedang melakukan pendataan dan monitoring penyebab dan upaya perbaikan sungai dan saluran irigasi yang terkena dan bisa menyebabkan banjir.

“Saya masih mendata dan meninjau, apa dan kenapa bisa air meluap ke daratan, ini akan kami kaji, apakah memang debit air yang terlau besar atau ada penyebab lain yang membuat banjir di Kota Kalianda Lampung Selatan,” singkatnya.

Baca Juga:  Insentif Guru Akan Terus Dilanjutkan

Berikut daerah yang terkena banjir berdasarkan pantauan dilapangan:

Desa Palembapang 15 rumah terendam, 1 SDN tembok roboh, ruas jalan Palembapang- Kekiling rusak, aspal terkelupas ke arah Dusun Pelita Dewa, tidak ada korban jiwa.

Desa Tajimalela, 20 rumah terendam, 2 rumah rusak, halaman Masjid AL Huda rusak, satu ekor sapi mati, 10 motor rusak, 1 korban luka.

Desa Canggu 15 rumah rusak, 1 PAUD rusak, 1 jembatan rusak.

Desa Hara Banjarmanis, 3 rumah rusak, 15 rumah terendam, 1 korban luka, 1 jembatan rusak.

Desa Kedaton, 1 jembatan rusak sedang.

Kelurahan Way Urang, 4 rumah rusak, 3 korban luka, 1 meninggal dunia terbawa arus banjir atas nama Samsul Bahri (25) ditemukan di Pantai Kedu, 1 masih hanyut belum ditemukan atas nama Amir Hamzah (30). Sementara 50 warga mengungsi di masjid komplek Regency Candigirang.

Baca Juga:  Kepolisian Kembali Kumpulkan Keterangan Saksi atas Kematian Zubaidi

Kelurahan Bumi Agung,1 rumah terendam.

Kelurahan Kalianda, 4 rumah terendam, jalan tergenang.

Desa Pematang 1 rumah rusak.(AS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top