Politik

Bahu NasDem Minta Bawaslu Panggil Sutono

Ketua Badan Advokasi Hukum (BAHU) NasDem Provinsi Lampung Wahrul Fauzi Silalahi/Ist

BANDARLAMPUNG,- Badan Advokasi Hukum (BAHU) NasDem Provinsi Lampung meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) agar memanggil Sutono yang saat ini masih berstatus aparatur sipil negara (ASN) dan akan mengikuti ajang pesta demokrasi lima tahunan tingkat provinsi pada Juni 2018.

“Kami (Bahu NasDem) sangat menyayangkan terkait hadirnya pak Sutono sebagai Sekda Provinsi aktif yang turut hadir dalam kegiatan politik,” kata Ketua Badan Advokasi Hukum (BAHU) NasDem Provinsi Lampung Wahrul Fauzi Silalahi, Kamis (4/1).

Semestinya, Sutono dapat terlebih dahulu mengundurkan diri sebagai ASN dan memberitahukan niatannya untuk maju sebagai cawagub di pilgub 2018 agar konstelasi politik tidak menghambat sistim pemerintahan yang tengah berjalan.

Baca Juga:  Dukungan Penuh Gema Sadhana Untuk M Ridho Ficardo

“Seharusnya sebelum hadir dalam panggung politik tersebut, sebaiknya pak Sutono memberikan pemberitauan atau mengundurkan diri terlebih dahulu dari statusnya sebagai PNS,” ucapnya.

“Kan sudah jelas bahwa PNS dalam Undang undang no 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil negara dan peraturan pemerintah nomor 42 tahun 2004 terkait pembinaan jiwa korps dan kode etik pegawai negeri sipil bahwa PNS dilarang untuk mendeklarasikan dirinya sebagai kepala daerah atau wakil dan dilarang keras untuk hadir dalam acara deklarasi bakal calon kepala daerah dengan dan atau tanpa menggunakan atribut partai politik,” tegasnya.

Langkah sekdaprov Lampung yang akan maju sebagai salah satu kandidat calon kepala daerah ini diindikasi bisa merusak mental ASN dibawah kepemimpinan Sutono.

Baca Juga:  Ada Diskon Menarik Bulan Ini di Patuna Grup Lampung  

” Bisa rusak mental ASN di bawah beliau kalau latah dan ikut-ikutan tontonan politik semacam ini. Kan gak mungkin pak Sutono tidak paham soal aturan itu. Beliau itu adalah simbol dan panglima sebagai lokomotif terdepan dan suri tauladan ASN di Lampung ini,” sindirnya.

Ia berharap, Bawaslu Lampung dapat memanggil Sekdaprov Lampung, Sutono dan mempublikasikan hasil klarifikasi ke publik.

“Ini harus di luruskan dan segera beri sangsi moral. Kita harus lebih objektif melihatnya, maka Bawaslu jangan diam saja dan segera panggil yang bersangkutan. Kemudian hasilnya harus harus jelas hasilnya, jangan diam-diam terus hilang,” pungkasnya. (AR)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top