Bandar Lampung

Aziz Syamsudin : Paham Radikalisme Incar Pemuda

Dr. Aziz Syamsudin, anggota DPRI RI pada kegiatan Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) bekerja sama dengam Forum Koordinasi Pencegahan Teroris (FKPT) Lampung/Istimewa

BANDAR LAMPUNG – Radikalisme muncul bukan hanya dipicu pemahaman keagamaan tetapi juga banyak faktor lainnya, seperti politik, ekonomi, sosial, dan sebagainya.

Hal itu dikatakan Dr. Aziz Syamsudin, anggota DPRI RI pada kegiatan Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) bekerja sama dengam Forum Koordinasi Pencegahan Teroris (FKPT) Lampung, di Hotel Horison, Kamis (4/4).

Kegiatan bertajuk Harmoni dari Sekolah ini diikuti 115 guru PAUD/TK, SD, hingga SMPT dan sederajat se-Provinsi Lampung.

Menurut politisi dari Golkar itu, ada yang selali sama dalam aksi-aksi terorisme, bahwa mereka menargetkan penyebaran mengenai paham radikalisme dan terorisme pada para anak muda, yang memiliki semangat dan pemahaman yang masih labil.

Baca Juga:  Mahasiswa Baru Rawan Disusupi Radikalisme

“Para pelaku aksi bom bunuh diri, misalnya, mayoritas adalah para pemuda termasuk pelaku bom dan penembak pada aksi di Jalan Thamrin yang lalu pelakunya adalah pemuda,” katanya.

Dengan demikian, lanjutnya, membuktikan bahwa pemuda memegang peranan penting dalam masalah radikalisme ini.

“Karena sasaran atau  targetnya adalah anak muda, maka yang mesti berperan banyak dalam mencegahnya pun diharapkan dari para pemuda,” ujar Aziz.

Masih kata dia, paham radikalisme terorisme adalah salah satu sebab munculnya gerakan terorisme. Hal ini dapat dipahamo bahwa aksi terorisme muncul sebagai akibat dari adanya pemikiran dasikal teroris.

“Tindakan atau aksi selalu dipengaruni oleh faktor pemikiram dan ideologi. Jadi ideologi adalah kaga kunci dalam memahamo paham radikal terorisme,” tegas Aziz Syamsuddin.

Baca Juga:  Polda Dan DMI Lampung Salurkan Dai Tekan Radikalisme

Narasumber lain ialah Ketua MUI Lampung KH. Khairuddin Tahmid, dan moderator Dr. Zainab Ompu Jainah dari UBL.(LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top