Iklan
Ekonomi

Asyik, Maskapai Citilink Ada Wifi Gratis

Maskapai Citilink Indonesia/Net

JAKARTA – Sebuah langkah besar diambil Citilink tahun 2019. Maskapai ini mengaktivasi Wifi on Board. Hal ini membuat Citilink menegaskan statusnya sebagai maskapai fully digitalized.

Wifi on board bisa dinikmati penumpang sepanjang penerbangan. Kecepatan koneksinya bagus. Dijamin penumpang bisa berselancar di dunia maya meski berada dalam pesawat.

Wifi on board resmi diujicoba Citilink pada rute Jakarta-Denpasar, Rabu (16/1), dengan nomor penerbangan QG684.

Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo mengungkapkan, InFlight Wifi gratis wujud layanan prima maskapai digital.

“Wifi gratis sudah dipasang Citilink. QG684 ini jadi pesawat pertama yang terkoneksi internet selama penerbangan. Kini penumpang Citilink bisa menikmati koneksi internet dengan leluasa. Fasilitas Wifi menjadi wujud awal Citilink sebagai maskapai digital,” ungkap Juliandra.

Fasilitas InFlight Wifi Citilink jadi angin segar. Sebab, biasanya koneksi internet sudah harus dimatikan saat penumpang berada di dalam pesawat. Koneksi internet ini pun dilarang diaktifkan hingga pesawat mendarat dan terparkir di apron.

“Sekarang perjalanan semakin menyenangkan. Sebab, penumpang bisa beraktivitas normal khususnya yang berkaitan dengan internet,” tuturnya.

Baca Juga:  Ike Edwin : 90 Persen Lampung Layak Ibu Kota Pusat Pemerintahan Negara

Fasilitas InFlight Wifi jadi sejarah bagi Citilink. Mereka menjadi maskapai berbiaya rendah pertama Asia Pasifik yang memberi layanan Wifi gratis. Teknologi yang diterapkannya berupa GX System Aviation. Membidik status maskapai digital, konsep tersebut akan diterapkan Citilink dari prapenerbangan, saat terbang, hingga pascaterbang.

Juliandra menambahkan, Citilink akan fully digitalized pada 2019.

“Citilink memulai langkah sebagai maskapai digital untuk menciptakan experience baru di 2019. Tahun ini menjadi tahun digital bagi Citilink. Nantinya semua pesawat dilengkapi dengan sistem konektivitas. Semua kebuthan penumpang akan dilayani secara digital. Tahun 2019 ini semuanya sudah full digital,” lanjut Juliandra lagi.

Selain bentuk dukungan Indonesia sebagai The Digital Energy of Asia di tahun 2020, Citilink juga terus membidik pasar milenial. Apalagi, penumpang Citilink rata-rata berusia 25-29 tahun. Kaum milenial menempatkan koneksi internet sebagai kebutuhan primer.

Untuk mengaktifkan InFlight Wifi Citilink, ada beberapa cara. Mode pesawat dalam smartphone tetap harus diaktifkan.

Petunjuk berikutnya, hidupkan pengaturan Wifi secara otomatis. Bila sudah terhubung, pilih InFlight Wifi, lalu dilanjutkan klik ‘continue’ sebagai bagian akses masuknya. Jangan lupa masukan alamat email dan klik kotak. Setiap penumpang akan mendapatkan kuota 50 Megabyte. Bila kuota ini habis, bisa diisi ulang dengan cara serupa. Untuk informasi lebih silahkan klik citilink.co.id.

Baca Juga:  PDAM Way Rilau Naikan Tarif Pelanggan

“Koneksi internet ini sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan pasar. Secara teknis, aplikasi penggunaannya dibuat simpel dan memudahkan penumpang,” ujar Juliandra lagi.

Selain Denpasar, tahap awal InFlight Wifi Citilink akan ada pada beberapa rute. Dengan poros utama Jakarta, layanan ini bisa dinikmati di rute Yogyakarta dan Semarang. Demi mewujudkan target Citilink sebagai maskapai digital, investasi senilai USD40 Juta sudah disiapkan untuk pengadaan peralatan. Nantinya, fasilitas ini akan dipasang dalam 50 pesawat Citilink.

“Kami menyambut gembira aktivasi InFlight Wifi Citilink ini. Sebab, hal ini semakin menaikan kualitas aksesiblitas pariwisata Indonesia. Aksesibilitas tentu akan semakin nyaman dengan kehadiran fasilitas internet ini. Dengan teknologi terbaru yang dimilikinya, internet ini tetap nyaman digunakan ketika terbang,” terang Deputi Bidang Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani Mustafa.

Menteri Pariwisata Arief Yahya /Istimewa

Memberikan kenyamanan, fasilitas InFlight Wifi Citilink akan terkoneksi dengan satelit. Kapasitas 50 Megabyte dinilai paling ideal. Sebelumnya, uji coba kapasitas 20-25 Megabyte juga dilakukan. Untuk mengantisipasi potensi gangguan cuaca, seperti awan tebal dan curah hujan tinggi, sinyal dari satelit pun ditambatkan di spot lain agar stabil.

Baca Juga:  Ekspor Kopi Lampung 14.321 Ton

“Inovasi dari Citilink harus diapresiasi. Ini tentu menjadi berita bagus bagi pelanggannya. Fasilitas baru ini pasti akan menaikan tingkat keterisian penumpang. Sebab, mereka akan mendapat sesuatu berbeda sepanjang perjalanan. Aktivitas rutin mereka di dunia maya juga tidak terganggu,” tutup Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya.(LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top