Modus

ASN Dinas Pertanian Tertangkap Hisab Sabu, Kadis : Tidak Ada Toleransi

Ist

OKU – Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Kabupaten Ogan Komering Ulu Joni Saihu, menyesalkan atas kejadian yang menimpa anak buahnya AP yang merupakan pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan AR yang juga bekerja sebagai tenaga honorer Dinas Pertanian yang saat ini mendekam di balik jeruji besi karena diduga telah mengkonsumsi narkotika jenis sabu-sabu.

“Saya sangat prihatin setelah mengetahui ada pegawai Dinas Pertanian yang tertangkap sedang menghisap sabu,” kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten OKU Joni Saihu, saat dihubungi melalui handphone, Kamis (22/3).

Joni mengaku, dua orang itu  memang benar oknum Pegawai Dinas Pertanian. Satu pegawai ASN dan satunya lagi tenaga honorer.

Baca Juga:  Dalami Aset Zainudin Hasan, 7 Orang Saksi Kembali Diperiksa KPK

“Kita tidak ikut campur, itu urusan pribadi mereka. Jadi kita serahkan sepenuhnya kepada pihak Kepolisian,” bebernya.

Disamping itu kata Joni, kejadiannya diluar lingkungan kantor atau diluar dinas. Iya mereka harus siap menanggung segala resiko yang telah mereka lakukan.

“Bagi ASN yang terlibat Narkoba tidak ada toleransi. Dan permasalah ini biarkan proses hukum yang berjalan,” ucapnya.

Sementara itu Sekretaris Daerah OKU Achmad Tarmizi, menegaskan, tidak ada toleransi terhadap ASN yang terlibat Narkoba. Sebab Pemerintah Kabupaten OKU sudah sering  mengingatkan ASN jangan coba-coba menggunakan Narkoba karena akibatnya bisa fatal.

Sebelumnya pihak Polres OKU telah berhasil menangkap oknum pegawai ASN dan tenaga honorer Dinas Pertanian Kabupaten OKU saat sedang menghisap sabu-sabu di Jalan A.Yani KM 5 Kelurahan Kemelak Bindung Langit Baturaja Timur pada Selasa (20/3), sekitar pukul 10.30 WIB.

Baca Juga:  Edarkan Sabu-sabu Pasangan Sejoli Gagal Nikah

Kapolres OKU AKBP NK Widayan Sulandari didampingi Kasat Narkoba AKP Widhi Andika Darma membenarkan telah menangkap dua oknum pegawai ASN dan tenaga honorer Dinas Pertanian Kabupaten OKU.

“Kita berhasil mengamankan barang bukti berupa sabu sebanyak 8,18 gram, klip kecil dan uang senilai Rp100 ribu dan alat hisap bong yang masih berisi sabu bekas hisapan serta tiga unit handphone,” terang Kapolres.(YN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top