Pendapat

ASN Cenderung Pilih Prabowo

Aven Januar DOKPRI

Oleh Aven Januar
Pemerhati masalah sosial

 

BERDASAR Catatan Survei Lembaga Charta Politika, menyebut sebanyak 44,4% Aparatur Sipil Negara (ASN) mendukung pasangan Prabowo-Sandiaga Uno sedangkan persentase yang menyokong Joko Widodo-Ma’ruf Amin hanya 40,4%.

Mengapa begitu ?

Ada tiga kepentingan dalam membaca situasional dalam tubuh ASN, yakni kepentingan individu/pribadi, kepentingan kelompok/golongan, dan kepentingan negara-bangsa.

Kecenderungan ASN mendukung Prabowo-Sandi dikarenakan kemampuan prabowo-sandi yang dalam janji politiknya banyak mendukung artikulasi dua kepentingan ASN. Dalam Kepentingan Individu-Pribadi, Prabowo janji menaikkan gaji pegawai negeri dua bahkan tiga kali lipat dengan dalih agar meminimalisir terjadinya korupsi.

Tapi bagaimana program kenaikan gaji itu bisa dilaksanakan secara detail belum memiliki kejelasan karena itu akan menambah beban APBN di masa mendatang. Dan akan mengurangi dana program sosial kemasyarakatan lainnya.

Yang kedua, Prabowo-Sandi juga mampu mengartikulasikan kepentingan kelompok-golongan diantara ASN, janji kampanye dengan memutus mata rantai pengawasan program dan pengawasan keuangan, sehingga ASN establish artinya ASN pada level atas dan menengah akan merasa diuntungkan oleh janji prabowo ini. Kita tahu, hanya di era Jokowi puluhan kepala dinas pemerintah daerah yang masuk bui KPK.

Baca Juga:  Hari Pertama Kerja, Tingkat Kehadiran ASN Lambar 99 Persen

Padahal dipihak ASN, kepala dinas adalah ujung tombak bagi “pengaturan” invisible hand tender proyek maupun keuangan daerah, dan di era Jokowi Kepala Dinas dan Kepala Bagian tak mampu berkutik dengan mekanisme pengawasan berlapis yang diciptakan oleh Jokowi dan Kabinet Kerjanya. Maka kelompok kepentingan yang kedua ini juga condong ke prabowo.

Kelompok kepentingan yang ketiga adalah kelompok ASN yang menjunjung tinggi kepentingan Negara-Bangsa, versi Lembaga Charta Politika, kelompok ini digawangi ASN muda yang merasa karirnya dipercepat oleh proses reward and punishment yang jelas, ASN muda ini jelas cenderung pada pasangan Jokowi-Ma’ruf.

Mengusung slogan perbaikan mental yang lebih baik dengan didukung roadmap pembangunan yang terencana dan terarah, maka banyak ASN muda yang lebih menerima program Jokowi selama ini. ASN muda merasa diberi kesempatan lebih besar dalam kerja-kerjanya, dan merasa rendahnya proses kolusi dan nepotisme sehingga para ASN muda juga mendapat kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya tanpa harus merasa takut dengan logika asal bapak senanglah atau yang sejenisnya, karena semua itu tidak ada di era jokowi.

Baca Juga:  Ruang Ekspresi Budaya Tradisional (Bagian 1)

Jadi ASN yang jauh sebelum Jokowi memerintah atau sebelum tahun 2014 sudah memiliki jabatan dan kewenangan akan merasa terusik oleh agenda kerja jokowi dan memaksa keluar dari zona nyaman mereka.

Zona nyaman dimana mereka sebelumnya melakukan korupsi dengan mudah, mengatur tender proyek dengan mudah dan mengatur kewenangan dan tugas ASN rendahan secara tak manusiawi. Semua dipatahkan oleh logika kerja dan kerja Jokowi. Maka secara diam-diam kelompok ASN ini menggalang kekuatan diantara ASN untuk mendukung Prabowo-Sandi. Dengan harapan Prabowo-Sandi bisa mengembalikan zona nyaman mereka.

Jika anda ASN, anda berada dikelompok kepentingan yang mana ? ingin memenangkan Prabowo-Sandi dengan segala kepentingan dan zona nyaman anda kembali. Atau menangkan Jokowi-Ma’ruf dengan semangat kepentingan untuk Negara-Bangsa, kepentingan yang jauh lebih besar dan mengembalikan harkat dan martabat bangsa di mata dunia. Negara yang bebas dari korupsi, Negara yang mampu bangkit kembali setelah dirampok habis habisan oleh Orde Baru dan Warga Bangsa yang bisa menikmati keadilan dan kemakmurannya sejati. []

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top