Bandar Lampung

Apresiasi, BaraJP Minta Kimia Farma Masif Sosialisasi Promo Diskon Tes Lab Desember

Ketua Bidang Mitigasi Bencana dan Kerelawanan DPP BaraJP dr Relly Reagen (kanan) dalam sebuah kesempatan aksi donasi kemanusiaan gelaran BaraJP. | Ist

BANDAR LAMPUNG — Ketua Bidang Mitigasi Bencana dan Kerelawanan Dewan Pengurus Pusat Barisan Relawan Jalan Perubahan (BaraJP) dr Relly Reagen menyambut positif inisiasi program promotif BUMN industri farmasi PT Kimia Farma Tbk memberikan diskon paket tes laboratorium di 63 laboratorium kliniknya se-Tanah Air.

Dihubungi dari Bandarlampung, Sabtu (7/12/2019), mantan Sekretaris DPD BaraJP Lampung yang dikenal pula relawan medis spesialis tanggap darurat bencana alam itu menegaskan, kebijakan afirmatif tersebut perlu digencarkan dengan keterpadanan varian program kreatif lain bareng Bio Farma dan Indofarma, dua BUMN farmasi lainnya.

“Kimia Farma kan anak sulung. Harus selalu terdepan. Persis BaraJP, relawan sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) hahaha,” mantan direktur Direktorat Relawan TKD-KIK Jokowi-Ma’ruf Amin Lampung ini berseloroh.

Baca Juga:  Resmi Dikukuhkan, Pokdar Kamtibmas Dituntut Ciptakan Rasa Aman

Dia berharap, semoga rakyat Indonesia yang tengah sakit dan butuh tes laboratorium bisa terbantu hadirnya program ini. “Manfaatkan Contact Center Kimia Farma 1500255. Juga program promotif lainnya, yang harus terus digelorakan untuk seterusnya,” ujarnya.

Demi visi Presiden dan Wakil Presiden RI 2019-2024, Terwujudnya Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian, Berlandaskan Gotong-royong, dan misi pertama Peningkatan Kualitas Manusia Indonesia, poin Mengembangkan Reformasi Sistem Kesehatan, hal macam ini ke depan mesti tersosialisasi secara luas, lanjut dia.

Alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Lampung ini berpesan, selain gencaran program pertanggungjawaban sosial perusahaan (CSR/Corporate Social Responsibility) serupa, seiring tantangan industrialisasi, ke depan Kimia Farma perlu menuntaskan tiga problem pokoknya, di tengah deru holdingisasi BUMN industri farmasi.

Baca Juga:  Mendagri Sebut 3 Sektor Ini Bebannya Dunia Akhirat

Yakni, ujarnya, penguasaan market share paling tidak 10 persen, terkait valuasi kapital sesuai fungsi dan tugas pokoknya. Serta, kesiapan atas penugasan pemerintah untuk suplai kebutuhan farmasi dari rumah sakit yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

“Juga, problem akut sales opportunity loss yang menurut data perseroan masih berkisar di angka 26 persen, misal melalui edukasi Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) secara terukur dan terpadu,” pungkas dia.

Sebelumnya, Kementerian BUMN merilis kabar baik dari BUMN industri farmasi pertama di Indonesia yang didirikan tahun 1817 oleh Pemerintah Hindia Belanda saat masih bernama NV Chemicalien Handle Rathkamp & Co. itu.

Sebagai bagian kepedulian Kimia Farma atas kesehatan masyarakat, Laboratorium Klinik Kimia Farma menggelar paket promo spesial dengan potongan harga (diskon) sebesar 30 persen untuk semua paket tes laboratorium.

Baca Juga:  Tunaikan Pesan Jokowi, BaraJP Susun Gerakan Ayo Pakai & Bagikan Masker

Akun ofisial Kementerian BUMN, Jum’at (6/12/2019), merilis promo tersebut berlaku se-Tanah Air selama bulan Desember 2019.

“Dapatkan promonya di seluruh cabang Laboratorium Klinik Kimia Farma yang tersebar di 63 outlet, seluruh Indonesia,” bunyi rilis itu, seperti dikutip Sabtu.(LS/Muzzamil)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top